Jalur Rawan Curas Bagel-Besi Masih Gelap

Kamis, 9 Januari 2014 | 16:38 WIB
Ruas jalan antara Dusun Bagel Desa Mondoteko hingga Dusun Besi Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang, Kamis (9 1).

Ruas jalan antara Dusun Bagel Desa Mondoteko hingga Dusun Besi Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang, Kamis (9 1).

REMBANG, MataAirRadio.net – Jalur rawan curas atau pencurian disertai kekerasan mulai Dusun Bagel Desa Mondoteko hingga Dusun Besi Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang masih gelap, sehingga rawan kriminalitas.

Yang teranyar, Selasa (7/1) petang kemarin, sepasang remaja berbeda jenis asal Desa Tasikagung Kecamatan Rembang menjadi korban curas saat melintasi jalur tersebut. Satu unit sepeda motor jenis Honda Vario bernomor polisi K 5761 KM dirampas paksa pelaku yang berjumlah tiga orang berboncengan sepeda motor jenis Yamaha Xeon.

Santoso, warga Dusun Bagel Desa Mondoteko yang ditemui di ruas Bagel-Besi pada Kamis (9/1) siang membenarkan, kondisi jalur setempat gelap pada malam hari. Tidak ada lampu penerangan jalan, sementara kondisi jalur juga masih berupa makadam. Jalur itu juga rawan tindak kejahatan. Dalam sebulan ini, sudah dua kendaraan diembat dari jalur tersebut.

Kapolsek Kota Rembang AKP Suhaendi Tirta juga menyebut jalur Bagel hingga Besi rawan tindak kejahatan. Pihaknya rutin menggelar patroli di jalur tersebut. Namun penjahat beraksi ketika tidak sedang ada patroli.

Dia pun membenarkan, sudah sering masuk laporan mengenai kasus curas di jalur itu. Polisi masih menyelidiki serangkaian kasus curas di wilayah tersebut. Sejauh ini, belum ada kecenderungan pelaku atau komplotannya.

Untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa, pihaknya berharap kepada muda-mudi agar tidak nekat berpacaran di tempat sepi. Dia berharap, dinas terkait agar segera memperbaiki ruas jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer itu dan memasang lampu penerangan.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono mengatakan, pemasangan lampu penerangan jalan umum di jalur antarkampung, bukan wewenangnya. Urusan itu berada di tangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Meski demikian, Suyono akan membantu menginformasikan usulan masyarakat tersebut kepada dinas terkait. Di sisi lain, pihaknya mengaku sudah mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan umum pada ruas Pantura Rembang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan