Harga Daging Ayam di Rembang Turun, Cabai Stabil Murah

Rabu, 16 Juli 2014 | 15:31 WIB
Pedagang daging ayam di Pasar Rembang, Rabu (16/7) pagi. (Foto:Pujianto)

Pedagang daging ayam di Pasar Rembang, Rabu (16/7) pagi. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Harga daging ayam di pasaran Kabupaten Rembang turun dari Rp29.000 menjadi Rp24.500 per kilogram, memasuki hari ke-18 Ramadan. Dari pantauan yang dilakukan pada Rabu (16/7) pagi, harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil.

Tatik, penjual daging ayam di Pasar Rembang menyebut, harga komoditas ini sempat mencapai Rp29.000 saat memasuki bulan Puasa. Namun secara pelan harganya turun hingga sempat menyentuh Rp23.500 dan kini Rp24.500 per kilogram. Dia menegaskan, harga tersebut berlaku pada hari Rabu (16/7) ini.

Pedagang daging ayam tidak berani menjamin, harga tidak akan naik lagi hingga menjelang Lebaran. Namun dia mengisahkan, harga daging ayam potensial melonjak mendekati Hari Raya. Hari-hari ini, Tatik hanya mampu menjual dua kuintal daging ayam, sedangkan sebelumnya bisa rata-rata tiga kuintal.

Susanti, pedagang cabai di Pasar Rembang menyebutkan, harga cabai berbagai jenis tidak mengalami kenaikan, pada dua bulan terakhir. Menurutnya, harga cabai rawit ajek di harga Rp6.000, cabai merah keriting Rp5.000-Rp6.000, dan cabai hijau keriting Rp4.000-Rp5.000 per kilogram.

Dia menegaskan, nyaris tidak ada pergerakan harga cabai selama Ramadan. Menurutnya, kondisi pengunjung pasar juga relatif sepi. Sebagai gambaran, jika sebelum dua bulan ini, dalam sehari dia bisa menjual 30 kilogram cabai, kini 25 kilogram saja, sudah berat.

Santi menganggap, ajeknya harga cabai dipengaruhi oleh lancarnya pasokan. Apalagi petani di sejumlah daerah di Kabupaten Rembang sedang menikmati panen. Dia berharap ada sedikit lonjakan permintaan dan mengerek harga meski tipis, mendekati Lebaran nanti.

Sementara itu, Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz yang memimpin inspeksi harga dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat pada Rabu (16/7) pagi menilai, tidak ada kenaikan harga yang merisaukan. Harga kebutuhan pokok, rata-rata stabil, bahkan ada yang turun. Pihaknya memperkirakan, lonjakan harga yang signifikan mendekati Lebaran tidak akan terjadi.

Plt Bupati yang melakukan inspeksi dengan didampingi Kapolres dan Dandim Rembang juga memastikan kelancaran pasokan komoditas kebutuhan pokok masyarakat. Selagi pasokan ini lancar, maka harganya akan bisa terkendali, dan terjangkau oleh masyarakat. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan