Deni Tarkas Disimpan

Kamis, 16 Februari 2012 | 09:34 WIB


KOTA – Stoper andalan PSIR, Deni Tarkas, belum akan dimainkan pada laga melawan PSCS Cilacap pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia, Sabtu (18/2), meski dalam sepekan terakhir pemain kelahiran 28 Mei 1981 tersebut sudah mulai mengikuti pemusatan latihan.

“Deni terpaksa kami simpan dulu pada laga menjamu PSCS, Sabtu (18/2). Sebagai gantinya, kami akan menempatkan pemain ekspatriat asal Kamerun, Eric Awoundja Ndzomo,” kata Kepala Pelatih PSIR, Haryanto, Kamis (16/2).

Ia menjelaskan, cedera yang membekap Deni belum pulih seratus persen, meski sepekan terakhir eks pemain PSS Sleman tersebut sudah mulai menjalani latihan ringan.

“Kami khawatir, jika kami paksakan (untuk dimainkan), bisa mengganggu pemulihan cederanya,” kata dia.

Menyimpan Deni, kata Haryanto, juga didasari pertimbangan untuk menguji perkembangan Eric Awoundja Ndzomo. “Dengan menyimpan Deni, kami ingin melihat perkembangan kemampuan Eric setelah menjalani pemusatan latihan dua pekan terakhir ini,” kata dia.

Sejak direkrut manajemen PSIR pada Januari lalu, mantan pemain Perseman Manokwari tersebut hanya dimainkan masing-masing 13 menit saat bertandang ke PSS Sleman dan sekitar dua menit dalam laga kontra Persis Solo.

“Kami berharap Eric mampu menjawab kepercayaan pelatih. Semoga dia sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan,” kata dia.

Haryanto menambahkan, selain Deni Tarkas, barisan belakang PSIR juga akan ditinggal Ali Mustofa yang absen karena akumulasi kartu kuning. “Namun, kami masih punya Abunaw Cletus Lapula, Heru Wibowo, dan Eric,” kata dia.

Menjamu PSCS Cilacap, skema permainan 3-4-3 juga sudah semakin padu. “Tambahan racikan strategi juga telah mampu dikuasai anak-anak. Algojo tendangan bola mati selain M Husen pun telah kami dapatkan dua orang masing-masing Yoni Ustaf Buchori dan Cristian Lenglolo, sehingga tiga poin optimistis bisa kami amankan,” kata dia menambahkan. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan