Tuntutan Dipenuhi, Warga Buka Segel Gudang DC Alfamart

Senin, 20 Oktober 2014 | 17:44 WIB
Warga keluar kompleks proyek pembangunan gudang DC Alfamart di Jalan Rembang-Lasem Kilometer 3 Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, sebelum disegel warga pada Sabtu (18/10/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

Warga keluar kompleks proyek pembangunan gudang DC Alfamart di Jalan Rembang-Lasem Kilometer 3 Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, sebelum disegel warga pada Sabtu (18/10/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga dan Pemerintah Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang akhirnya membuka segel gembok yang mereka pasang di pintu masuk kawasan proyek pembangunan gudang DC Alfamart milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Senin (20/10/2014) sekitar pukul 16.30 WIB.

Pelepasan segel ini setelah dua tuntutan krusial mereka, masing-masing soal prioritas warga dalam rekrutmen tenaga kerja dan penyelesaian pembangunan gedung serba guna di desa setempat, dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Kesepakatan itu pun dicapai melalui negosiasi yang cukup alot. Warga sempat meminta agar penyelesaian pembangunan gedung serba guna ini dilakukan untuk seluruh pekerjaan yang tersisa, mulai lantai, dinding, hingga bangunan atap.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Pasarbanggi mulai pukul 12.00 WIB, baru menghasilkan keputusan sekitar pukul 16.15 WIB. Hal itu setelah dari pihak PT Sumber Alfaria Trijaya yang diwakili Yoni Christiawan, menyatakan sanggup menyelesaikan pembangunan pada pekerjaan bangunan atap.

“Sempat alot karena warga minta perusahaan merampungkan, mulai lantai, dinding, dan atap. Jika seperti itu, perusahaan nggak sanggup. Sisa pekerjaan ini senilai Rp400 juta. Akhirnya disepakati atap saja,” ungkap Kepala Desa Pasarbanggi Rasno, yang berbicara mewakili warga dan pemerintah desa.

Sesuai kesepakatan, pembangunan bagian atap dilakukan mulai 27 Oktober 2014. Begitu tuntutan disepakati, warga menuju ke areal proyek pembangunan gudang DC Alfamart, untuk membuka segel, berupa gembok dan rantai yang dikuncikan pada pintu masuk pada sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kalau tuntutan yang soal prioritas warga dalam rekrutmen tenaga kerja, perusahaan sanggup memenuhinya, tetapi secara bertahap. Jumlah warga pelamar yang sesuai prosedur dan kualifikasi kan ada 79. Itu akan direkrut secara bertahap. Sejauh ini baru 12 orang,” lanjutnya.

Mengenai lima tuntutan lain yang mencuat sebelumnya, masing-masing soal sumbangan dua juta rupiah per tahun untuk acara sedekah laut, dua juta rupiah per tahun untuk sumbangan madrasah, dan satu juta rupiah per tahun untuk retribusi kas desa, serta lelang kertas yang diprioritaskan desa, dijamin aman.

“Kalau lima tuntutan lainnya, karena sifatnya setelah perusahaan jalan, warga yakin aman. Lagi pula nilainya kan nggak seberapa untuk perusahaan sekelas PT Sumber Alfaria Trijaya yang memiliki banyak gudang DC Alfamart serupa,” tandas Rasno.

Pertemuan di balai desa tersebut baru benar-benar bubar setelah pihak perusahaan kontraktor melalui perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya melakukan pengukuran di kompleks bangunan gedung serba guna di Desa Pasarbanggi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan