Pantai Karangjahe Terus Jadi Sasaran Bakti Lingkungan

Kamis, 2 Juni 2016 | 16:21 WIB
Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto turut serta menanam cemara laut bersama Kagama Rembang di Pantai Karangjahe, Kamis (2/6/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto turut serta menanam cemara laut bersama Kagama Rembang di Pantai Karangjahe, Kamis (2/6/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pantai Karangjahe di wilayah Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang terus menjadi sasaran aksi bakti lingkungan dari sejumlah kelompok masyarakat.

Setelah beberapa kelompok pecinta alam di Rembang, Kamis (2/6/2016) pagi, giliran Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) melakukan aksi “hijau” berupa pemberian dan penanaman 12.000 batang pohon cemara laut dan mangrove, guna ditanam di kawasan pantai setempat.

Ketua Kagama Rembang Agus Setiyo Hadi menyebutkan, bakti lingkungan tersebut melibatkan pengurus di tingkat provinsi dan kabupaten serta bersama dengan pemerintah kabupaten, TNI/Polri, juga SMK Munadi Semarang.

“Sebelumnya, kami pernah memberikan bantuan 12 tangki air bersih bagi lima desa di Kecamatan Sulang saat musim kemarau kemarin. Kali ini kita ikut membantu Rembang dalam pengembangan pariwisata di Karangjahe,” terangnya.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengingatkan, pemanasan global tidak hanya disebabkan oleh fenomena alam, tetapi juga karena dampak aktivitas manusia yang tidak terkendali.

“Untuk itu penghijauan, reboisasi seperti apa yang dilakukan Kagama menjadi salah satu upaya mengurangi dampak kerusakan bumi,” terangnya di sela-sela kegiatan tersebut.

Ia berharap agar lokasi penanaman belasan ribu bibit pohon ini nantinya bisa menjadi barometer destinasi wisata di Kabupaten Rembang.

“Kita tidak akan mungkin bisa bergerak sendiri dan tanpa melibatkan semua unsur yang ada. Jika bersama semua akan ringan, niat baik, tujuan baik maka InsyaAllah hasilnya baik,” katanya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan