PSIR U-21 Tanpa “Didon” Lawan Lamongan United

Rabu, 8 Oktober 2014 | 19:26 WIB
psir-rembang

Pemain belakang PSIR, Didik Wahyu. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG,mataairradio.com – Kesebelasan PSIR U-21 tidak akan diperkuat salah seorang penggawanya, Didik Wahyu alias Didon saat menjamu Lamongan United pada lanjutan turnamen berlabel Cepu Putra Indonesia Cup II di Lapangan Migas Cepu, Kamis (9/10/2014) sore.

Didik Wahyu yang merupakan andalan di barisan pertahanan, izin tidak bisa bergabung bersama rekan setimnya untuk sebuah keperluan penting. Didon tampil sebagai pemain inti kala memperkuat PSIR senior, meski sempat hanya diunjukkan sebagai pemain magang.

“Pemain kami komplit. Hanya Didik Wahyu yang izin karena tugas,” ungkap Pelatih PSIR U-21 Rudi Sukmana yang dihubungi mataairradio.com terkait persiapan timnya jelang laga melawan Lamongan United, Rabu (8/10/2014) petang.

Rudi mengatakan, kendati ditinggal Didik Wahyu, sudah ada cara untuk mengantisipasinya. Posisi Didik akan diisi oleh Saiful Bahri, pemain muda yang musim lalu juga magang di PSIR senior.

“Kami mengandalkan semangat dan kekompakan tim saja. Soal formasi permainan, kami mungkin akan gunakan skema 3-5-2,” ungkapnya.

Menurutnya, jika di laga nanti anak asuhnya berhasil meraup kemenangan, jam terbang alias pengalaman bertanding akan meningkat. Dia menekankan, keikutsertaan PSIR U-21 di turnamen tersebut lebih untuk menambah pengalaman menikmati aroma kompetisi dengan tim luar daerah.

“Kalau besok diberi kemenangan, pengalaman bertanding dan jam terbanglah yang kita dapat. Karena, pemain U-21 Rembang sebenarnya menurut saya pribadi sudah mumpuni. Cuma butuh jam terbang saja,” tegasnya.

Dia menambahkan, untuk mengamankan jala PSIR U-21, Amirul Fafa masih akan diturunkan di bawah mistar gawang. Fafa memperkuat PSIR senior pada musim lalu, namun kalah bersaing dari Nanang Hermawan.

“Mohon doanya semoga kami menang. Kami akan bermain sebaik-baiknya. Kiper masih Fafa. Kami tidak akan lagi memandang remeh lawan,” pungkasnya.

Di laga sebelumnya, PSIR mengandaskan perlawanan PS Cepu Junior dengan skor 2-1. Hasil itu diraih dengan susah payah setelah PSIR yang sempat menganggap remeh lawan, kebobolan lebih dulu. Beruntung PSIR segera bisa bangkit dan memastikan kemenangan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan