Mayat Bayi Blimbing Dinamai Siti Nikmah Sebelum Dimakamkan

Senin, 9 Februari 2015 | 19:14 WIB
Mayat bayi yang ditemukan warga di bawah jembatan Kali Blimbing tepi Pantai Desa Blimbing Kecamatan Sluke pada Minggu (8/2/2015) pagi kemarin, akhirnya dimakamkan pada Senin (9/2/2015) pagi. (Foto:Pujianto)

Mayat bayi yang ditemukan warga di bawah jembatan Kali Blimbing tepi Pantai Desa Blimbing Kecamatan Sluke pada Minggu (8/2/2015) pagi kemarin, akhirnya dimakamkan pada Senin (9/2/2015) pagi. (Foto:Pujianto)

 

SLUKE, mataairradio.com – Mayat bayi yang ditemukan warga di bawah jembatan Kali Blimbing tepi Pantai Desa Blimbing Kecamatan Sluke pada Minggu (8/2/2015) pagi kemarin, akhirnya dimakamkan pada Senin (9/2/2015) pagi.

Sebelum dimakamkan, mayat bayi perempuan ini diberi nama Siti Nikmah.

Kepala Desa Blimbing Warjuki mengaku tidak tahu arti nama tersebut. Namun dia yakin nama itu berarti baik.

“Kami memberi nama itu agar suatu saat nanti jika orang tuanya mencari, akan gampang menunjukkan,” ungkapnya.

Alasan tersebut pula yang membuatnya memutuskan memakamkan mayat bayi itu di tempat pemakaman umum Desa Blimbing.

Padahal, temuan mayat tak dikenal biasanya dimakamkan di TPU Kabongan Kidul Kecamatan Rembang.

“Kami merasa bertanggung jawab sebagai sesama anak manusia,” tandasnya.

Sementara itu, hingga Senin (9/2/2015) siang, polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat bayi tersebut.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sluke Aiptu Yudi Supriyanto mengaku sempat membawa jenazah bayi ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi.

“Hasilnya belum langsung bisa diterima polisi alias masih harus menunggu hingga sepekan,” katanya.

Namun berdasarkan pemeriksaan awal dokter rumah sakit pada Minggu (8/2/2015) malam, bayi tersebut lahir pada umur 34 minggu atau mendekati sembilan bulan.

Berbekal olah tempat kejadian perkara, polisi sedang melakukan penyelidikan intensif.

Pihaknya juga mengimpun berbagai keterangan dari bidan yang ada di wilayah Kecamatan Sluke.

“Kami berharap bisa segera mengungkap kasus ini secara cepat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, mayat bayi perempuan ditemukan dalam kondisi tengkurap dan berplasenta lengkap, namun mulai membusuk di bawah jembatan Kali Blimbing, tepi Pantai Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Minggu (8/2/2015) sekitar pukul 07.20 WIB.

Seorang warga bernama Suratno yang hendak mencari rumput laut menemukannya pertama kali. Kondisinya terpojok di bibir bawah jembatan, di dekat bebatuan.

Suratno segera mengabarkan apa yang dilihatnya kepada beberapa tukang ojek, tak jauh dari lokasi kejadian, sehingga segera membuat geger.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan