Perangkat e-KTP Rembang Belum Siap

Jumat, 20 Januari 2012 | 07:33 WIB
KOTA – Sejumlah perangkat penunjang program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Rembang masih belum siap, padahal program tersebut direncanakan diluncurkan pada April 2012.

Kepala Bidang Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang, Ismail, Jumat (20/1) menyebutkan, perangkat e-KTP memang belum dikirim oleh Pemerintah Pusat untuk dipasang oleh konsorsium ke masing-masing kecamatan.

“Sejauh ini, baru Kecamatan Sarang dan Sedan yang terpasang pesawat radio untuk koneksi data dari server kecamatan ke server induk di kabupaten. Sementara, perangkat lainnya seperti komputer untuk server, LCD monitor, kamera digital, finger print, signature pad, iris scanner, card reader, dan tripod kamera, belum dikirim,” kata dia.

Ismail menjelaskan pemasangan pesawat radio di dua kecamatan tersebut memang didahulukan sebagai tes sinyal. “Karena di dua kecamatan tersebut sinyal komunikasinya relatif kurang bagus, maka kami dahulukan. Jika pemasangan pesawat radio di dua kecamatan tersebut tak menemui kendala, maka pemasangan di kecamatan lain diperkirakan lancar,” kata dia.

Ia juga mengatakan, akibat lemahnya sinyal komunikasi, pemasangan pesawat radio di Kecamatan Sarang dan Sedan akan menggunakan perangkat khusus, berbeda dengan kecamatan lainnya. “Di Kecamatan Sarang dan Sedan, lalu lintas komunikasi melalui pesawat radio akan ditunjang dengan ketersediaan Vsat dengan antena parabola, sedangkan di kecamatan lainnya akan menggunakan gelombang radio reguler,” kata dia.

Menurut dia, meski sampai dengan saat ini perangkat penting untuk program e-KTP belum dikirim, pihaknya masih optimistis program tersebut tetap akan terluncur pada April 2012. “Idealnya, perangkat e-KTP tersebut memang sudah harus dikirim dan tuntas dipasang pada pertengahan Maret 2012 agar ada jeda untuk uji coba,” kata dia.

Saat ini, kata dia, selain masih menanti datangnya perangkat e-KTP, pihaknya intens mengikuti koordinasi menjelang peluncuran program KTP elektronik dengan Pemerintah di tingkat provinsi.

“Pada 31 Januari ini, kami akan kembali mengikuti sosialiasi persiapan peluncuran e-KTP tingkat Jateng di Semarang,” kata dia.

Ia menambahkan KTP elektronik yang berbasis NIK nasional, memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi jati diri seseorang, dan rekaman elektronik berisi biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari tangan penduduk yang bersangkutan.

Penerapan KTP elektronik ini, lanjut dia, dimaksudkan untuk digunakan sebagai identitas jati diri seseorang yang bersifat tunggal senantiasa dapat dikembangkan multifungsi untuk mempermudah penduduk mendapatkan pelayanan dari lembaga pemerintah maupun swasta karena tidak lagi memerlukan KTP setempat.

“Dengan penerapan KTP elektronik juga diharapkan data penduduk yang semula kacau balau dan sering menjadi isu strategis dalam pelaksanaan pemilihan umum, tidak akan terjadi lagi dan perencanaan pembangunan dapat terencana dengan baik,” kata dia. (puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan