Penanganan Bencana Hanya Dialokasi Satu Miliar

Thursday, 19 January 2012 | 01:11 WIB
KOTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang hanya dialokasi anggaran sebesar satu miliar rupiah untuk kebencanaan padahal nilai kerugian akibat bencana di daerah itu selama 2011 saja mencapai Rp17 miliar.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Suharso, Kamis (19/1), alokasi anggaran sebesar satu miliar rupiah tersebut berasal dari pos dana tak tersangka APBD 2012.

Ia juga menyebutkan, mestinya, anggaran kebencanaan yang ideal adalah satu persen dari nilai APBD sebuah kabupaten/kota.

“Hanya, anggaran daerah ini sudah sedemikian terbatas, jadi mau bagaimana lagi. Kami akan cukup bergantung pada upaya pendanaan dari sumber lain baik dari tingkat pusat maupun provinsi,” kata dia.

Apalagi, kata dia, selama 2011, nilai kerugian akibat bencana terbilang besar, mencapai Rp17 miliar.

“Total kerugian sebanyak itu timbul dari kebakaran Pasar Kota Rembang pada September 2011 lalu yang mencapai Rp15 miliar, dan Rp2 miliar sisanya merupakan kerugian bencana antara lain akibat longsornya talut di Desa Wuwur, Kecamatan Pancur, longsor di Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, dan jembatan di Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber,” kata dia.

Dengan demikian, tegas dia, anggaran kebencanaan yang mampu disediakan pemkab jauh lebih rendah dibandingkan nilai kerugian atas bencana yang ditimbulkan. “2010 lalu, kerugian yang timbul akibat bencana mencapai Rp1,9 miliar, sementara anggaran kebencanaan yang mampu disediakan pemkab hanya Rp500 juta,” kata dia. (Puji)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan