Pos Rembang Ancang-ancang Salurkan BLSM

Rabu, 12 Juni 2013 | 14:56 WIB
Kantor Pos Rembang. (Foto:Puji)

Kantor Pos Rembang. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Kantor Pos Cabang Rembang yang ditunjuk Pemerintah dalam menyalurkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di kabupaten ini tengah berancang-ancang siap mendistribusikan dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak.

Pos Master pada Kantor Pos Cabang Rembang Adriyanto Seco Diwiryo, Rabu (12/6) siang menjamin proses pemberian kompensasi akibat kenaikan harga BBM tak butuh waktu lama guna didistribusikan kepada golongan yang dianggap berhak.

Menurut Seco, penyaluran BLSM itu akan dilakukan di seluruh kantor unit PT Pos Indonesia di setiap kecamatan. Ia menegaskan, dengan sarana dan prasarana infrastruktur yang dimiliki serta pengalaman dalam menyalurkan BLT, maka bukan sesuatu hal yang cukup sulit untuk menyalurkan BLSM.

Namun meskipun pihaknya mengakui telah siap dengan penyaluran itu, Seco belum mengetahui jumlah penerima BLSM di Rembang karena data penerima masih berada di Jakarta.

BLSM disalurkan kepada warga yang memenuhi kriteria dan layak menerimanya. Menurut rencana, BLSM diberikan dalam waktu segera setelah Pemerintah menaikan harga BBM pada pekan ketiga Juni ini.

Seco juga menjelaskan, sebelum penyaluran BLSM, pihaknya terlebih dahulu akan menunggu keputusan Pemerintah menyangkut kartu perlindungan sosial bagi penerima BLSM.

Sejauh informasi yang diterimanya, kartu perlindungan sosial juga akan didistribusikan melalui Kantor Pos. Kartu ini tidak hanya untuk penerima BLSM, tetapi juga penerima raskin dan program keluarga harapan atau PKH.

Jika nantinya kartu perlindungan sosial didistribusikan pula oleh PT Pos Indonesia, maka Kantor Pos Cabang Rembang akan mengerahkan 30 personelnya untuk membagikan kartu tersebut.

Sebelumnya, program BLSM yang disepakati Komisi VIII DPR sama persis dengan usul Pemerintah, yakni bantuan tunai kepada masyarakat selama lima bulan sebesar Rp12 triliun untuk 15,5 juta keluarga. Setiap penerima akan mendapat Rp150.000 per bulan dalam kurun waktu sekitar 5 bulan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan