Kado Manis Di Paruh Musim

Sabtu, 3 Maret 2012 | 13:39 WIB


KOTA – PSIR mendapatkan kado manis di paruh musim 2011-2012 setelah berhasil mengalahkan tamunya, PPSM Kartika Nusantara Magelang dengan skor 1-0 pada laga pamungkas putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia di Stadion Krida Rembang, Sabtu (3/3) petang.

Sejak Wasit Annas Aprilliandi meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, kedua tim langsung berinisiatif menyerang. Baik PSIR maupun PPSMKN nampaknya saling mengincar gol cepat di awal laga.

Namun, hingga menit ke-40, belum ada sebiji gol tercipta. PSIR baru mampu memecah kebuntuan di menit ke-42. Sontekan Suyono meneruskan umpan dari Mugiarso di rusuk kanan pertahanan tim Macan Tidar- Julukan PPSM KN Magelang, gagal ditepis kiper Dhika Bayangkara karena posisinya yang terlalu maju.

Ketinggalan 0-1, kesebelasan pelatih ternama negeri ini, Danurwindo mencoba bangkit. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, PSIR masih unggul 1-0 atas tim tamu.

Pada babak kedua, PSIR yang berambisi menggandakan kedudukan, masih tampil menyerang. Demikian halnya dengan PPSM Kartika Nusantara. Satu poin menjadi target tim tersebut dari laga yang disaksikan oleh ribuan pasang mata tersebut.

Namun, hingga menit ke-65, upaya PPSM tak membuahkan hasil. Sementara, PSIR nyaris saja menggandakan kemenangan melalui Cristian Lenglolo. Sayang, eksekusi tendangan penalti sebagai hukuman ‘handsball’ pemain belakang PPSM, Rene Martinez pada menit ke-71, gagal berbuah gol.

Ingin mengejar ketertinggalan, pemain tim tamu tampak sedikit frustasi. Petaka pun menimpa PPSM Kartika Nusantara pada menit ke-85. Pemain tengah mereka, Herwin Tri Saputra diusir pengadil pertandingan karena menerima dua kartu kuning sehingga menerima kartu merah di laga itu.

Pada awal babak kedua, pemain bernomor punggung 7 tersebut menerima satu kartu kuning ketika melanggar Lubis Sukur, dan pada menit ke-85, ia nekat menendang bola ke luar lapangan sebagai bentuk protes, ketika posisinya dinyatakan ‘off side’. Sebelum laga melawan PSIR, ia juga pernah menerima satu kartu kuning.

Tersisa lima menit di waktu normal, PSIR tak mengendurkan serangan. Meski demikian, kedudukan tak berubah, 1-0 untuk PSIR, hingga wasit mengakhiri pertandingan.

Pada pertandingan itu, Pelatih PSIR, Haryanto menurunkan pemain yang telah lama absen karena cedera, Mugiarso. Pemain veteran PSIR diperankan sebagai pengatur serangan Laskar Dampo Awang.

“Kami cukup puas dengan hasil ini, meski seharusnya bisa tercipta lebih dari satu gol atau sedikitnya dua gol. Hasil ini harus kami syukuri,” kata dia.

Sementara, Asisten Pelatih PPSM Kartika Nusantara, Eko Purjianto tidak banyak memberikan komentar. “Anak-anak tampil bagus. Selebihnya, Anda nilai sendiri kinerja wasit,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan