Hendak Disidik, Wiyono Terkesan Menghindar

Sabtu, 3 Maret 2012 | 13:37 WIB

SUMBER – Oknum guru olahraga SD Negeri Grawan 1, Wiyono justru terkesan menghindar dari upaya penyelidikan aparat Kepolisian Sektor Sumber, meski menjadi korban pemukulan oleh salah satu orang tua siswanya.

“Sejauh ini kami masih kesulitan menghubungi korban. Korban seperti sulit ditemui. Kami belum bisa memintai Wiyono keterangan,” kata Kapolsek Sumber Ajun Komisaris Polisi Bibit AS, menanggapi perkembangan penanganan kasus pemukulan terhadap guru 46 tahun itu, Sabtu (3/3).

Namun, pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk memanggil istri Subal, IN. “Kami memang sudah memanggil sejumlah saksi termasuk istri Subal. Hanya, kami perlu konfrontasiakan keterangan para saksi itu dengan korban,” kata dia.

IN mengaku nekat menggugat cerai suaminya, Subal, karena dijanjikan akan dinikahi Wiyono setelah resmi berpisah dari orang yang telah memberikannya dua orang anak itu.

“Keterangan saksi tersebut masih akan kami konfrontasikan dengan korban. Namun, kami sudah berusaha dua kali mendatangi kediaman korban, tetapi belum berhasil,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dua hari terakhir, aksi nekat Subal yang memukuli Wiyono pada Kamis (1/3) pagi sekitar pukul 07.00, tidak hanya dipicu dugaan perselingkuhan antara istrinya dengan guru asal Desa Landoh Kecamatan Sulang itu.

Pria yang belum lama pulang dari bekerja sebagai TKI di Malaysia tersebut menghadiahi Wiyono dengan bogem mentah, juga karena sang guru diduga sering mengejek cenderung menghina salah seorang anaknya yang bersekolah di SD setempat.

Kepala SDN Grawan 1 Sutopo mengaku menyesalkan kejadian tersebut. “Pak Wiyono mestinya segera memberikan keterangan sejelas-jelasnya agar persoalan ini segera tuntas,” kata dia singkat.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang enggan dikorankan namanya meminta aparat yang berwajib mengungkap pula dugaan perilaku menyimpang guru tersebut.

“Logika sederhananya, tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Aparat harus mengusut tuntas persoalan ini. Kalau perlu guru yang berbuat asusila dipindahkan dari SD ini atau dipecat sekalian,” kata sumber itu. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan