Ansor dan Tentara Perpendek Akses Warga Ke Sawah

Selasa, 24 Desember 2013 | 14:27 WIB
Perbaikan jalan pertanian pada selepas Jembatan Lambangan Wetan. (Foto:Puji)

Perbaikan jalan pertanian pada selepas Jembatan Lambangan Wetan. (Foto:Puji)

BULU, MataAirRadio.net – Sekitar 30 orang anggota Gerakan Pemuda Ansor dan 12 personel tentara dari Koramil Bulu, Selasa (24/12) pagi menggelar kerja bakti memperbaiki jalan pertanian di Desa Lambangan Wetan. Perbaikan jalan pertanian itu dilakukan seiring segera tuntasnya perbaikan jembatan penghubung desa dengan sawah warga.

Perbaikan jalan pertanian dilakukan dengan cara mengambil tanah yang timbul akibat pendangkalan tepi sungai. Tanah bercampur sedikit pasir kali itu kemudian diusung untuk menguruk jurang dari jembatan. Perbaikan berjalan cenderung lambat, karena jumlah personel yang kurang dan belum melibatkan warga secara lebih banyak.

Muhayat, tokoh masyarakat Desa Lambangan Wetan mengatakan, perbaikan jalan pertanian itu untuk memperpendek akses petani ke lahan mereka. Jika biasanya petani harus berjalan memutar hingga 1,5 kilometer melewati Dusun Kepanjen, maka setelah perbaikan jembatan dan jalan selesai, aksesnya cukup 100-an meter.

Aris Winarto, Kepala Desa Lambangan Wetan mengatakan, pelibatan masyarakat dalam perbaikan jalan pertanian perlu ditambah. Jika mengandalkan Ansor dan tentara saja, waktu penyelesaiannya bisa menjadi lama. Namun pihaknya mengaku sangat terbantu dengan kiprah Ansor dan anggota Koramil Bulu. Dia berharap warga secara sadar untuk membantu.

Sebenarnya ada cara untuk mempercepat pengurukan jurang jembatan untuk jalan pertanian, yakni menggunakan alat berat. Namun anggaran desa tidak cukup mampu untuk menyewanya. Saat ini hanya songkro dan gotong royong warga yang dikedepankan.

Menurut Aris, selain memangkas jarak untuk mengakses lahan pertanian, keberadaan jembatan dan jalan itu nantinya bisa menjadi jalur ekonomi sekaligus tembus dengan desa tetangga. Jalur sebalan itu juga membantu petani ketika banjir karena tidak lagi harus berjalan memutar.

Komandan Koramil Bulu Kapten Infanteri Piter Kasi mengaku menerjunkan anggotanya setelah ada koordinasi permintaan dengan pihak desa. Sebenarnya, kerja bakti sudah dimulai pada Jumat (20/12) pekan kemarin, namun tertunda menjadi baru pada Selasa (24/12) ini.

Senada dengan kepala desa, pihaknya berharap masyarakat guyup dengan bergotong royong. Pihaknya pun mengidamkan, jalan pertanian itu nanti tembus hingga Desa Ngulaan kecamatan setempat. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan