Rehabilitasi Kios Tuntas Pertengahan 2012

Kamis, 2 Februari 2012 | 07:01 WIB


KOTA – Rehabilitasi 48 kios Pasar Kota Rembang yang terbakar 7 September 2011 diperkirakan baru akan tuntas pada pertengahan tahun ini sebab sampai saat ini proses pengerjaannya baru akan memasuki tahap pelelangan.

Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Supraja, Kamis (2/2) mengatakan, 48 kios Pasar Kota Rembang yang terbakar akan diperbaiki sedemikian rupa dengan anggaran mencapai Rp753,6 juta.

“Sebenarnya, rehabilitasi kios yang terbakar direncanakan dimulai pada Februari ini. Hanya, karena perkiraan dan perencanaan meleset, akhirnya mundur hingga Maret,” kata dia.

Supraja yang juga Koordinator Penanganan Kebakaran Pasar Rembang mengemukakan, proses pelelangan saat ini memasuki persiapan di tingkat unit layanan pengadaan (ULP).

“Dibutuhkan waktu antara 36-45 hari untuk menyelesaikan setiap tahapan pelelangan. Saat ini, ULP sedang menyiapkan segala sesuatunya,” kata dia.

Setelah pelelangan tuntas, lanjut dia, tahapan akan dilanjutkan pada rehabilitasi kios. “Diperlukan waktu setidaknya tiga bulan untuk menyelesaikan rehabilitasi kios pasar yang terbakar,” kata dia menandaskan.

Menurut dia, rehabilitasi dilakukan dengan tidak membongkar total bangunan kios. “Sebab, sesuai dengan kajian dari Dinas Pekerjaan Umum, kerangka atap kios masih layak dipakai dan tidak banyak perubahan,” kata dia.

Sembari menunggu setiap tahapan dilalui, Supraja meminta pedagang korban kebakaran yang sebelumnya menempati kios untuk bersabar. “Penanganan tetap kami upayakan secepatnya. Namun, harus dipahami bahwa ada tahapan-tahapan yang harus dilalui secara runtut,” kata dia.

Mengenai bantuan Rp615 juta untuk pedagang korban kebakaran, kata Supraja, sampai saat ini juga belum bisa dicairkan. “Sebab, setelah evaluasi Raperda APBD 2012 dari Gubernur Jawa Tengah, kami masih harus menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) atas bantuan tersebut,” kata dia.

Bantuan Rp615 juta tersebut, sebanyak Rp600 juta di antaranya akan diberikan kepada pedagang korban kebakaran melalui paguyuban, sedangkan Rp15 juta sisanya untuk pengembangan organisasi paguyuban pedagang. Bantuan sebesar itu diperuntukkan bagi 571 pedagang korban kebakaran. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan