Penggunaan Mobil Dinas Untuk Mudik Diprediksi Menurun

Jumat, 10 Agustus 2012 | 09:03 WIB
Ilustrasi.

KOTA – Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Hamzah Fatoni memprediksi jumlah mobil dinas yang akan digunakan untuk mudik Lebaran 1433 Hijriah akan mengalami penurunan signifikan.

“Penurunan ini merupakan buntut dari larangan konsumsi BBM bersubsidi untuk mobil dinas. Logikanya, jika harus diisi dengan pertamax atau pertamina dex, ongkos mudik akan bertambah dan para pegawai mungkin akan memilih tidak menggunakan (mobil dinas),” kata Hamzah Fatoni yang ditemui seusai menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2012 di Alun-Alun Rembang, Jumat (10/8).

Ia menyebutkan, saat ini ada lebih dari 100 mobil dinas yang berpotensi dipakai untuk mudik Lebaran oleh kalangan pegawai. Namun, Hamzah dengan tegas melarang penggunaan mobil dinas yang difungsikan untuk pelayanan publik dipakai mudik.

“Meski kami tak melarang, namun kami tetap tak mengizinkan penggunaan mobil dinas yang difungsikan untuk pelayanan publik dipakai mudik. Yang lain silakan asal mendapatkan izin,” katanya.

Sekda pun menegaskan, mereka yang meminjam mobil dinas untuk keperluan mudik dan telah diizinkan, wajib menanggung sendiri ongkos-ongkos atas penggunaan kendaraan.

“Misalnya, jika rusak, maka yang meminjam itulah yang harus bertanggung jawab. Kalau soal bahan bakar kan sudah jelas; menjadi tanggung jawab yang membawa kan,” tegasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan