Pemerintah Kucurkan Rp11 Miliar Untuk Jalur Lingkar

Selasa, 28 Februari 2012 | 09:16 WIB


KOTA – Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran tak kurang dari Rp11 miliar untuk peningkatan kualitas jalan sepanjang Jalur Lingkar Selatan atau ruas Tireman hingga Sendangagung pada 2012.

“Anggaran sebesar itu berasal dari APBN pada pos dana pascabencana sehingga penanganannya diserahkan kepada BPBD. Karena sudah terkucur, maka saat ini sedang disusun dokumen untuk persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Suharso, Selasa (28/2).

Suharso tidak menyebutkan secara terperinci item kegiatan penanganan jalan di Jalur Lingkar Selatan tersebut. Hanya, kata dia, jalan di jalur lebih dari lima kilometer tersebut akan dilapis dengan “hotmix”.

Saat ini, sebagian ruas jalan Tireman-Sendangagung mengalami kerusakan cukup serius, terutama di ruas Tireman-Galonan. Meski sempat dilakukan penanganan secara darurat oleh Pemkab setempat atas lubang-lubang jalan di sebagian ruas tersebut, kini lubang jalan menganga lagi.

“Namun, soal adakah pelebaran lebar jalan atau tidak, kami belum bisa sampaikan. Hanya, pengerjaannya akan dilakukan pada tahun ini, sekitar pertengahan tahun,” kata dia.

Menurut Suharso, peningkatan kualitas jalan yang selama ini menjadi alternatif Jalur Pantura sangat penting dilakukan. “Lalu lintas sudah demikian padat sehingga jalur alternatif Pantura Kota Rembang memang sangat diperlukan. Semoga kegiatan tersebut bisa dilakukan sebelum Lebaran tahun ini,” kata dia.

Disebutkan, desain Jalur Lingkar Rembang idealnya membentang dari Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Jeruk (Sendangagung), Ketanggi, Mondoteko, Galonan, Weton hingga Desa Tireman Kecamatan Kota Rembang.

“Namun, jika harus sepanjang itu, tentu banyak kendala. Selain menyangkut anggaran, juga soal pembebasan lahan yang biaya dan kendala sosialnya sangat tinggi. Karena itu, penanganannya dilakukan bertahap,” kata dia.

Suharso juga mengatakan, pada tahun ini, Pemerintah juga mengucurkan anggaran hingga Rp2 miliar untuk perbaikan ruas jalan poros kecamatan di Sarang. “Kedua kegiatan tersebut ditangani oleh BPBD dan diharapkan tuntas tahun ini,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan