Bebas Beberapa Jam, Kencis Masuk Bui Lagi

Selasa, 28 Februari 2012 | 08:40 WIB

SLUKE – Seorang mantan terpidana kasus kekerasan dan perusakan warung kopi di kawasan Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Abdul Salam alias Kencis, kembali dibui karena diduga mendalangi aksi pencurian lima ekor kambing milik warga Desa Bendo, Kecamatan Sluke.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, Abdul Salam yang warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke ditangkap aparat dari Unit Reserse dan Kriminal Polsek Sluke, Sabtu (25/2), sesaat setelah bebas dari pidana penjara selama enam bulan atas kasus kekerasan dan perusakan warung kopi di kawasan Desa Narukan, Kragan.

Kepala Kepolisian Sektor Sluke Ajun Komisaris Polisi Joko Purnomo mengatakan, penangkapan Abdul Salam dilakukan berdasar laporan warga Desa Bendo tanggal 2 Agustus 2011.

“Kami menangkapnya Sabtu (25/2) pukul 13.00 WIB, beberapa jam setelah keluar dari penjara. Ia disangka menjadi dalang pencurian lima ekor kambing masing-masing tiga ekor milik Sujadi dan dua ekor milik Darsikam, warga Desa Bendo pada awal 2011 lalu,” kata dia.

Saat ditangkap, kata Joko, Kencis yang juga dikenal sebagai preman kampung, tak melakukan perlawanan meski tampak kaget. “Saat ini untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, Abdul Salam kami titipkan ke Polres Rembang,” kata dia.

Pelaku terancam meringkuk kembali di penjara selama lima tahun karena dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pencurian. “Begitu berkas perkaranya dinyatakan lengkap, tersangka akan kembali diadili dan dibui untuk kedua kalinya dalam kurun setahun terakhir,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan