Dinlutkan Rekrut Empat Pendamping Pugar

Senin, 19 Maret 2012 | 09:43 WIB


KOTA – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang merekrut empat orang tenaga pendamping pada program usaha garam rakyat (Pugar) 2012 antara lain untuk membantu verifikasi data penerima program tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Suparman, Senin (19/3) mengatakan, jumlah tenaga pendamping yang direkrut pihaknya tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

“Kami merekrut empat orang tenaga pendamping Pugar pada tahun ini, sedangkan tahun lalu hanya ada dua orang (pendamping). Selain untuk membantu verifikasi data penerima Pugar, tenaga pendamping tersebut juga ditugaskan untuk membina mereka dalam penggunaan bantuan serta hal-hal yang bersifat administratif,” kata dia.

Menurut Suparman, keempat tenaga pendamping tersebut sudah dipekerjakan sejak Februari dan akan berakhir pada Desember 2012. “Mereka kami kontrak selama sepuluh bulan dan telah bekerja sejak Februari,” kata dia.

Tahun ini, Kabupaten Rembang kembali mendapat kucuran dana Pugar senilai Rp8,2 miliar. Dari jumlah bantuan itu, 125 kelompok petani yang tahun lalu mendapat bantuan dipastikan tahun ini medapat bantuan lagi. Namun nilai bantuan akan lebih kecil dibanding tahun lalu.

Disebutkan, jika kelompok baru bisa mendapat kucuran bantuan hingga Rp40 juta, bantuan untuk kelompok lama ditetukan maksimal Rp12,5 juta. Petani direncanakan mendapat bantuan Pugar selama tiga tahun, dengan besaran nominal menurun.

“Seperti kelompok baru, kelompok lama juga akan diverifikasi kembali. Hanya mereka yang dinilai layak yang mendapatkan bantuan. Setiap kelompok biasanya memiliki empat hingga 10 hektare lahan tambak garam,” kata dia.

Jika verifikasi lancar, diperkirakan bantuan Pugar sudah bisa cair pada Mei-Juni tahun ini. Selain kelompok lama, diperkirakan ada 167 kelompok baru.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang mencatat ada sebanyak 412 kelompok atau setara 4.120 orang petani garam berada di lima kecematan, yaitu kaliori, Rembang, Lasem, Sluke dan Sarang. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan