DPRD Siapkan “RTRW” Toko Modern Berjejaring

Rabu, 7 Maret 2012 | 07:40 WIB


REMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rembang segera menyiapkan pemetaan ruang untuk keperluan penataan toko modern berjejaring di daerah itu.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Rembang, Jihad Asia Pustakawan, Rabu (7/3) mengatakan, bentuk pemetaan tersebut dilakukan seperti menyusun rancangan tata ruang dan wilayah (RTRW).

“Pemetaan atau ‘maping’ disusun seperti RTRW. RTRW versi ekonomi. Dalam maping tersebut akan ditentukan ruang mana saja yang boleh digunakan untuk pendirian toko modern berjejaring dan yang tidak,” kata dia.

Menurut Jihad, kehadiran toko modern diperlukan untuk stimulan bagi toko tradisional, namun diatur secara baik. “Sebab, secara prinsip, setiap orang punya hak berusaha,” kata dia.

Hanya, di sisi lain, kata dia, pemkab setempat tetap harus melindungi keberadaan toko dan atau pasar tradisional dari agresivitas toko modern berjejaring. “Apalagi, salah satu dari program empat pilar kabupaten ini adalah pengembangan ekonomi rakyat. Semestinya, ada upaya perlindungan dengan melakukan penataan,” kata dia.

Ia juga mengatakan, upaya penataan toko modern tidak bisa menggunakan perspektif konsumen. Pasalnya, secara umum, konsumen tidak pernah mempermasalahkan kehadiran toko modern berjejaring.

“Pendekatannya mestinya dari perspektif pengembangan ekonomi rakyat. Bagaimana ekonomi rakyat bisa dikembangkan baik, kalau ada cengkeraman dari pemilik kapital kuat,” katanya menandaskan.

Karena itu, pihaknya sedang menyiapkan naskah rancangan peraturan daerah inisiatif untuk penataan toko modern. “Prosesnya kini sudah sampai pada tahapan inisiator. Akhir April nanti, naskah raperda kami target beres dan siap dibahas menjadi Raperda dan di-pansus-kan,” kata dia.

Selain pemetaan ruang untuk toko modern, imbuh dia, penataan akan dilakukan misalnya dengan menentukan jarak ideal dengan toko atau pasar tradisional. “Jam buka toko modern juga akan menjadi pertimbangan lain dalam penyusunan naskah rancangan peraturan daerah tersebut,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan