Kegiatan Pembangunan Rembang Terdampak Penundaan DAU

Jumat, 26 Agustus 2016 | 15:58 WIB
Kepala Bappeda sekaligus Pj Sekda Rembang Hari Susanto (kiri) berbincang dengan Bupati Abdul Hafidz pada musyawarah rencana pembangunan kecamatan dalam rangka menyusun RKPD tahun 2016 Kecamatan Sarang, Selasa (2/2/2016). (Foto: mataairradio.com)

Kepala Bappeda sekaligus Pj Sekda Rembang Hari Susanto (kiri) berbincang dengan Bupati Abdul Hafidz pada musyawarah rencana pembangunan kecamatan dalam rangka menyusun RKPD tahun 2016 Kecamatan Sarang, Selasa (2/2/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan bahwa kegiatan pembangunan di daerah ini terdampak oleh penundaan pembayaran sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016 sebesar Rp113,6 miliar.

Pasalnya, selain dipakai untuk belanja pegawai, DAU pun diandalkan untuk belanja kegiatan infrastruktur. Penggunaan DAU diserahkan kepada daerah sesuai dengan prioritas dan kebutuhan daerah untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Dampak penundaan DAU, dilakukan penghematan dan rasionalisasi terhadap rencana kegiatan dalam KUA Perubahan 2016 bahkan mungkin kegiatan di APBD Induk 2016 yang belum berjalan. Dampaknya jelas terhadap kegiatan pembangunan,” kata Pj Sekda Rembang Hari Susanto.

Ia menyatakan telah menarik pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Rembang tahun 2016 yang terlanjur masuk ke DPRD setempat.

“Penarikan pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2016 karena kami perlu waktu untuk memformulasikan kembali pendapatan dan belanja,” ujar Hari kepada reporter mataairradio.

Praktis, kata dia, pembahasan KUA Perubahan 2016 yang sedianya berlangsung pada pekan ini menjadi molor, sehingga diperkirakan baru akan dibahas pada minggu pertama bulan September mendatang.

Sebagai gantinya, menurut Hari, Raperda tentang Organisasi Perangkat Daerah dibahas terlebih dahulu. Pada Jumat (26/8/2016) pagi digelar rapat paripurna pertama dengan agenda penjelasan dari Bupati mengenai raperda tersebut.

“Kita ganti membahas Raperda OPD dulu. Minggu pertama September, kita akan bahas lagi KUA Perubahan 2016 yang sudah pakai formulasi baru,” imbuhnya.

Mengenai anggapan pihak DPRD Kabupaten Rembang yang mengaitkan kebijakan penundaan penyaluran sebagian DAU 2016 dengan tingkat serapan anggaran yang rendah, Hari belum memberikan penjelasan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan