Hafidz Sedih Proyek DPU Rembang Dipelototi Kejati

Jumat, 20 Maret 2015 | 18:15 WIB
Kejati Jawa Tengah

Kejati Jawa Tengah

 

REMBANG, mataairradio.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rembang Abdul Hafidz mengaku sempat sedih ketika puluhan titik proyek di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dipelototi oleh tim dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Namun kesedihannya mereda setelah mendapat penjelasan bahwa langkah Kejati itu demi menata Rembang yang lebih baik.

Hafidz tidak bisa begitu saja mengabaikan kerja dari Kejati. Sebab bagaimana pun, hal itu perlu menjadi perhatiannya sebagai kepala daerah.

Dia memastikan proyek pembangunan di tahun ini, tetap berjalan. Kabar yang menyebutkan, pejabat di DPU tidak mau menandatangani sejumlah rencana proyek, juga dipastikan tidak terjadi.

“Pemerintahan tidak boleh berhenti karena (penyelidikan) Kejati. Apalagi proses ini masih sebatas penyelidikan. Belum penyidikan dan belum tentu salah juga,” katanya.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Rembang Eko Yuristianto menyatakan belum menuntaskan perintah Kejati untuk memelototi proyek di lingkup DPU pada tahun 2013 dan 2014.

“Masa penyelidikan 14 hari pertama sudah lewat dan Kejati sudah memberikan tambahan waktu,” terangnya.

Menurutnya, laporan perkembangan penyelidikan disampaikan ke Kejati setiap minggu.

“Jumat (20/3/2015) ini hingga hari Minggu (22/3/2015) nanti, kami masih akan bekerja secara intensif di lapangan,” tandasnya.

Yang diperiksa belum bergeser dari seputar jalan, jembatan, drainase, dan embung.

Eko menegaskan, sudah puluhan titik proyek yang dipelototi. Beberapa proyek diketahui sudah rusak meski baru seumur jagung alias kurang dari empat bulan.

“Soal kencenderungan menyimpang, itu sudah pasti,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rembang pada 2015 terancam terhambat, bahkan tak berjalan.

Hal itu karena sejumlah petinggi di Dinas Pekerjaan Umum Rembang sedang dalam bidikan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Informasi yang dihimpun mataairradio, beberapa pejabat di DPU disebut mulai ogah meneken rencana kegiatan tahun ini.

Padahal rencana proyek segera memasuki tahapan lelang pekerjaan.

Sekda Rembang Hamzah Fatoni meminta dukungan masyarakat agar program pembangunan terus berjalan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan