Ditinggal Saat Dipanasi, Scorpio Dodik Dicolong

Senin, 13 Agustus 2012 | 08:47 WIB
Ilustrasi

KOTA – Aksi jahat tak mengenal Ramadan. Buktinya, sebuah sepeda motor jenis Yamaha Scorpio milik Dodik Agil Martanto, warga RT 4 RW 1 Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang, raib dicolong maling saat sedang dipanasi mesinnya, Senin (13/8) selepas subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun mataairradio.net, kejadian bermula ketika Dodik yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Kudus memanasi mesin kendaraannya, selepas subuh.

Memanasi mesin sepeda motor adalah aktivitas rutin Dodik setiap sesaat sebelum berangkat ke tempat kerjanya, sejak menjadi PNS sekitar lebih dari setahun silam.

Biasanya, saat memanasi mesin sepeda motor yang baru dibeli Dodik kurang dari setahun lalu, sang ibu dengan setia menunggui di teras rumah sambil menghirup udara pagi.

“Namun saat kejadian, saya sedang berada di dalam rumah; nonton televisi. Pencurian berlangsung cepat. Dodik masuk ke dalam rumah sebentar untuk mengambil tasnya,” tutur Tri Murtatik, ibu korban.

Saat mengambil tas itu, anaknya, kata Tri Murtatik, mengaku mendengar suara sepeda motornya dibawa melaju seseorang. “Dodik pun buru-buru keluar rumah. Namun karena ketika masuk ke dalam rumah lagi untuk mengambil tas, pintu sempat dikunci oleh Dodik, pencuri keburu kabur dan tak terkejar,” katanya.

Pencurian dengan sasaran permukiman memang telah diwanti-wanti oleh pihak Kepolisian Resor Rembang untuk diwaspadai. Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat meninggalkan rumah, meski dalam tempo tidak lama.

Aparat Kepolisian Sektor Kota Rembang segera melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari korban pada Senin (13/8) siang.

“Kami masih mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan keterangan dari korban. Besar kemungkinan, pelaku sudah cukup lama mempelajari situasi lingkungan sekitar. Sebab lokasi rumah korban cukup menjorok ke dalam permukiman,” kata Kapolsekta Rembang, AKP Suhaendi Tirta M. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan