Langkah PSIR U-21 Terhenti oleh Lamongan United

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 12:40 WIB
Kesebelasan PSIR U-21 pada Turnamen Cepu Putra Indonesia Cup II.

Kesebelasan PSIR U-21 pada Turnamen Cepu Putra Indonesia Cup II.

 

REMBANG, mataairradio.com – Langkah kesebelasan PSIR U-21 pada Turnamen Cepu Putra Indonesia Cup II di Lapangan Migas Cepu, harus terhenti Kamis (9/10/2014) sore. Tim asuhan Rudi Sukmana ini kalah 0-1 dari Lamongan United. Karena turnamen mengadopsi sistem gugur, PSIR pun tersingkir.

“Laga kemarin (Kamis sore, 9/10/214), kami kalah beruntung. Tim kami nyerang terus dan main bagus. Namun, sekali kena serangan langsung gol. Peluang banyak di tim kita,” ungkap Rudi Sukmana ketika dihubungi mataairradio.com, Sabtu (11/10/2014) pagi terkait laga melawan Lamongan United.

Gol semata wayang Lamongan United dicetak pada menit ke-26 babak pertama. Untuk diketahui, laga PSIR U-21 versus Lamongan United digelar 2×30 menit. Aturan ini, menurut Rudi, merupakan kesepakatan antara dua tim.

“Aturan awal sih 2×35 menit. Entah kenapa kemarin waktu kok dikurangi. Memang sudah ada persetujuan antar-kapten tim. Tapi kami punya kecurigaan (terkait kemungkinan kedodoran fisik dari tim lawan). Mengingat pemain lawan sudah berumur (tua). Sekali lagi, kami kurang beruntung,” katanya.

Kegagalan di Turnamen Cepu Putra Indonesia Cup II, kata Rudi menyisakan pelajaran agar PSIR U-21 membenahi konsentrasi dan koordinasi para pemain sepanjang laga, terutama dalam hal menyerang dan melakukan penyelesaian akhir alias mencetak gol.

“Setelah gagal di Cepu ini, kami langsung persiapan untuk mengikuti Turnamen Begajah Cup di Sukoharjo, Jawa Tengah mulai 14 Oktober mendatang,” terangnya.

Tim PSIR U-21 diperkuat oleh sejumlah pemain yang pada kompetisi Divisi Utama PSSI musim lalu menghuni skuat PSIR senior, seperti Amirul Fafa, Didik Wahyu, Saiful Bachri, Andi Jamaludin, dan Koko Hartanto. Namun khusus di laga melawan Lamongan United, Didik Wahyu absen.

Pada laga perdana di turnamen ini, anak asuh Rudi berhasil menang 2-1 atas PS Cepu Junior. Hasil itu pun diraih secara susah payah setelah PSIR yang sempat menganggap remeh lawan, kebobolan lebih dulu. Beruntung PSIR segera bisa bangkit dan memastikan kemenangan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan