Pakai “Caping” Gubernur Jateng Ikut Hadir Mageri Segara

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:35 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, saat penanaman mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada Selasa (12/10/2021) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

DEMAK, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut hadir dalam acara “Polda Jateng Mageri Segara”, yang digelar di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada Selasa (12/10/2021) pagi.

Ganjar menceritakan, sebelum dia datang ke tempat penanaman mangrove sempat berkeliling di Desa Bedono sampai di Pantai Morosari.

Saat sampai di pantai tempat lokasi penanaman mangrove, ia bertemu dengan seorang ibu-ibu yang sudah lama berjualan dan bekerja di sekitar pantai itu.

Ganjar sempat mendengarkan cerita bahwa, dari dulu daerah itu adalah daratan berupa pasir putih, namun kini tenggelam.

“Ibu itu menunjukkan ada makam di ujung. Katanya dari makam sampai sini (tempat berjualan), dulu itu daratan pasir putih. Hari ini sudah tidak ada. Lalu ia bercerita bagaimana survive sebagai orang pesisir pantai dengan penghasilan yang cukup besar dari laut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan tantangan dalam mengelola wilayah pesisir seperti di daerah Sayung. Di daerah itu subsidens tanahnya terbilang cukup tinggi. Bahkan lebih cepat dari kenaikan air laut, penyebabnya oleh eksploitasi air tanah yang berlebihan.

“Lalu soal tata ruang, kalau bisa dikontrol dengan baik maka bisa dikendalikan. Suka tidak suka kita harus menanam. Tidak hanya memagari laut tetapi juga sebagai sumber kehidupan bagi ekosistem laut. Menanam mangrove tidak perlu cuaca, tinggal memetakan tempatnya dengan menghitung besarnya gelombang air laut,” katanya.

Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, aksi “Mageri Segara” dilakukan secara serentak di 16 Polres dan Polresta di Jawa Tengah, khususnya di wilayah yang mempunyai kawasan pantai dan sungai.

Luthfi menyebutkan, misalnya seperti sepanjang daerah di Pantura Jawa Tengah dan daerah di pantai Selatan.

“Tiap lokasi kita tanam 10 ribu. Kegiatan ini juga untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, jadi selain tanam mangrove kita juga panen kerang dari binaan Polairud. Kami juga berikan bantuan sosial dan vaksinasi kepada warga. Ini hanya trigger awal saja, nanti akan diteruskan,” tuturnya.

Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, juga tampak ikut hadir dalam upaya penyelamatan kawasan pantai dari gerusan abrasi laut itu.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan