Diperkuat Lagi Pemain Pilar, PSIR Kandaskan Persijap

Rabu, 3 Juni 2015 | 18:49 WIB

Laga PSIR Rembang melawan Persijap Jepara di Stadion Krida Rembang, Rabu (3/6/2015) sore. Laga berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi PSIR. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Diperkuat lagi sejumlah pemain pilarnya, tim PSIR Rembang berhasil mengandaskan perlawanan Persijap Jepara dengan skor 1-0 pada lanjutan turnamen Piala Polda Jawa Tengah di Stadion Krida Rembang, Rabu (3/6/2015) sore.

Sebiji gol Laskar Dampo Awang dilesakkan oleh Suyono “Terong” melalui sundulan, memanfaatkan bola mentah dari pemain Persijap yang tak sempurna menghalau tendangan dari winger PSIR, Zaenal Arifin “Cheng” pada menit ke-12.

Di pertandingan yang disaksikan sekitar 1.000 penonton, pemain andalan seperti Didik Kurniawan dan Rudi Santoso, sudah tampil penuh.

Sebelumnya kedua pemain itu dibekap cedera. Andik Jamaludin pun dimainkan meski di penghujung laga.

Edi Santoso yang sempat diragukan tampil melawan Persijap Jepara seusai mengalami cedera pasca-laga di Solo, juga mampu bermain penuh. Sayangnya, stopper tangguh PSIR Heru Wibowo, tetap tidak bisa diturunkan, karena cedera. Dia tampak menyaksikan laga dari tribun penonton.

Laga antara PSIR melawan Persijap, berlangsung lebih menarik dibandingkan laga kandang sebelumnya, menjamu PSIS Semarang. Di laga yang dipimpin Wasit M Sholeh asal Pati, kedua tim melakukan “jual-beli” serangan, hampir di sepanjang laga.

Pelatih Persijap Jepara Anjar Widodo yang ditemui mataairradio seusai pertandingan menyesalkan banyaknya peluang dari timnya yang gagal menjadi gol.

“Ada setidaknya lima peluang emas yang semestinya menjadi gol. Di babak pertama, pemain kami Agung Supriyanto, juga gagal membuat gol, meski tinggal satu lawan satu dengan kiper. Tapi ya itulah sepakbola,” katanya.

Secara tim dia mengakui ada masalah di timnya berupa penyelesaian akhir yang buruk. Tetapi dia tetap mengapresiasi perbaikan penampilan anak asuhnya, dibandingkan ketika melawan PSIS Semarang dan Persis Solo .

Pelatih sementara PSIR Rudi Sukma mengaku tidak memiliki koreksi terhadap penampilan Yoni Ustaf Buchori dan kawan-kawan sore itu.

“Kami menghargai para pemain yang telah bersusah payah mempersembahkan kemenangan atas Persijap Jepara,” katanya.

Bagi Rudi, pemain sudah mampu menerjemahkan instuksinya secara maksimal. Soal hasil menang tipis, dia tetap mengaku puas.

“Absennya Heru Wibowo di laga tersebut, memiliki pengaruh, walau sedikit,” katanya.

Dia pun mengapresiasi Hariyanto yang menggantikan Heru, tampil lumayan baik. PSIR mampu mempertahankan kemenangan, meski terus diserang di menit-menit akhir.

Sementara itu, Manajer Keuangan PSIR Syaiful Burhan mengaku sudah membayar separuh dari tunggakan gaji pemain di bulan April.

“Kami berharap untuk bisa melunasi semua tunggakan gaji pemain selepas turnamen ini,” tandasnya.

Setelah Rabu (3/6/2015) ini, PSIR akan melakoni laga kandang terakhir melawan Persis Solo pada Rabu (10/6/2015) pekan depan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan