Sembilan Sepeda Motor Pengurai Macet Pantura Disiagakan

Jumat, 10 Agustus 2012 | 06:34 WIB
Regu pengurai massa dan kemacetan sepanjang Jalur Pantura Rembang. (Foto: Pujianto)

REMBANG – Kepolisian Resor Rembang menyiagakan sembilan unit sepeda motor pengurai massa dan kemacetan di jalan pada Jalur Pantura selama penanganan arus mudik dan balik Lebaran 1433 Hijriah.

Sembilan sepeda motor itu, kata Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto, Jumat (10/8), sebagian di antaranya merupakan kendaraan milik anggota polres setempat yang biasa dipakai untuk kegiatan “trabas”.

“Namun, untuk kepentingan pengurai massa dan kemacetan di jalan pada Jalur Pantura, kami telah memodifikasi sepeda motor itu sedemikian rupa,” kata Kapolres yang ditemui seusai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2012 di Alun-Alun Rembang.

Kapolres menyebutkan, dari Jalur Pantura Rembang sepanjang lebih dari 60 kilometer, wilayah Kota Rembang dan Lasem, menjadi yang paling rawan macet pada saat arus mudik ataupun arus balik Lebaran.

Selain itu, lanjut dia, Jalur Pantura di kawasan Jembatan Temperak, Kecamatan Sarang, juga cukup rawan kecelakaan lantaran terjadi penyempitan atau “bottle neck”.

“Apalagi jalan di kawasan Pantura ada beberapa yang rusak. Kalau harus mengurai massa dan kemacetan dengan mobil, tentu akan lambat. Lebih efektif dengan sepeda motor,” tandasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan