Sosialisasikan Pilgub, KPU Rembang Ngaji Hingga Ngamen Di Pasar

Senin, 1 April 2013 | 18:11 WIB
Sosialisasi Pilgub Jateng 2013 di kantor KPU Rembang. (Foro:Dlun)

Sosialisasi Pilgub Jateng 2013 di kantor KPU Rembang. (Foto:Dlun)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang menggelar pengajian hingga ngamen di pasar untuk menyosialisasikan Pilgub Jateng 2013.

Ketua KPU Kabupaten Rembang, Muhammad Affan kepada reporter MataAir Radio, Senin (1/4) siang mengatakan, pengajian yang digelar pihaknya untuk menyosialisasikan Pilgub Jateng 26 Mei mendatang dilakukan pada kegiatan selapanan muslimat di setiap desa di kabupaten ini.

Pihaknya pun menggandeng Organisasi Pengamen Lasem (Opel) untuk ngamen di 21 pasar yang ada di Rembang. Tak hanya dengan pengajian dan mengamen, sosialisasi Pilgub Jateng juga dilakukan melalui pertunjukan ketoprak di wilayah kecamatan Sumber dan Kragan.

Affan kembali menegaskan bahwa jalan-jalan protokol di Rembang seperti Jalan Gajah Mada, Jalan Soedirman, dan Jalan Diponegoro merupakan kawasan larangan untuk pemasangan alat peraga kampanye partai politik maupun Pilgub Jateng.

Penegasan itu kembali dihembuskannya seiring mulai banyaknya baliho-baliho besar kampanye dari calon Gubernur Jawa Tengah. Karena sejauh ini belum ada penertiban, maka pihaknya berjanji akan segera mengirimkan surat kepada pengawas pemilu dan Satpol PP Rembang untuk membersihkan alat-alat kampanye di sepanjang jalan tersebut.

Menurutnya pemasangan alat peraga kampanye di jalan protokol tersebut melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Rembang Nomor 39 Tahun 2007 serta melanggar Peraturan KPU tentang Kampanye.

Untuk mengintensifkan sosialisasi Pilgub Jateng, yang teranyar KPU Kabupaten Rembang menggelar dialog dengan organisasi kepemudaan, kawula muda, dan wartawan di kantor KPU setempat, Senin (1/4) siang. Kegiatan yang bertajuk “Menciptakan Pilgub Jateng 2013 yang Bermartabat sebagai Wujud Demokrasi” ini dihadiri oleh 50 elemen organisasi masyarakat. (Wahyu Salvana)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan