Kelompok Tani “Makmur” Sale Jadi Terbaik Nasional

Jumat, 28 Oktober 2016 | 22:55 WIB
Perwakilan tim penilai lomba inovasi komoditas padi tingkat Jawa Tengah saat melakukan penilaian lapangan di areal lahan pertanian Kelompok Tani Makmur Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang, belum lama ini. (Foto: Pujianto)

Perwakilan tim penilai lomba inovasi komoditas padi tingkat Jawa Tengah saat melakukan penilaian lapangan di areal lahan pertanian Kelompok Tani Makmur Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang, belum lama ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kelompok Tani “Makmur” Dukuh Koang Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang ditasbihkan sebagai peraih predikat terbaik tingkat nasional untuk komoditas padi.

Capaian ini terungkap pada perhelatan Pameran Hari Pangan Sedunia ke-36 di Boyolali. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan piagam perhargaan kepada kelompok tani pimpinan Martana ini pada Jumat (28/10/2016).

“Besok pagi (29/10/2016), rencananya Pak Presiden akan memberikan hadiah rice transplanter atau mesin tanam padi kepada Kelompok Tani Makmur,” ungkap Ika Himawan Affandi, Kepala Seksi Usaha Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang.

Menurutnya, predikat juara ini antara lain karena kelompok tani yang berdiri pada 12 Desember 1982 itu memiliki dinamika kelompok yang bagus dan menerapkan jajar legawa di atas 80 persen.

“Selain itu, Kelompok Tani Makmur juga membuat pupuk trichoderma sendiri dan membikin jembatan usaha tani secara swadaya serta masih banyak keunggulan lainnya dari kelompok tani ini sehingga menjadi yang terbaik tingkat nasional,” tandasnya.

Kelompok Tani yang kini beranggotakan 87 orang ini masuk dalam kelas kelompok tani madya, dengan luas wilayah kerja 31 hektare, terdiri atas 26 hektare sawah dengan irigasi teknis dan lima hektare pekarangan.

“(Tindak lanjut setelah menjadi juara) Ini yang lebih cocok jawab Pak Kepala Dinas saja. Soalnya saya sebatas menyediakan pupuk dan alsintan (alat dan mesin pertanian),” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan