KPU Rembang Simulasikan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Selasa, 25 Februari 2014 | 14:56 WIB
Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara oleh KPU Kabupaten Rembang bagi PPK se-kabupaten, di Lantai IV Gedung Setda setempat, Selasa (25/2) siang. (Foto: Pujianto)

Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara oleh KPU Kabupaten Rembang bagi PPK se-kabupaten, di Lantai IV Gedung Setda setempat, Selasa (25/2) siang. (Foto: Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang, Selasa (25/2) siang, menyelenggarakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2014. Simulasi itu dilangsungkan sebagai bagian dari bimbingan teknis yang digelar KPU di Lantai IV Gedung Setda Rembang.

Simulasi ini diikuti seluruh ketua dan anggota panitia pemilihan kecamatan atau PPK. Beberapa dari mereka bertindak sebagai pemilih dan sebagian lainnya bertindak sebagai panitia pemungutan suara.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud menjelaskan, simulasi diperlukan untuk menyamakan pemahaman mengenai proses pemungutan hingga penghitungan suara. Proses pemungutan dan penghitungan suara disosialisasikan agar penyelenggaraan Pemilu 2014 dapat berjalan lancar.

Misalnya terkait pengategorian suara sah dan tidak sah bagi caleg dan parpol. KPU memberikan kesempatan dua orang saksi per TPS per parpol dalam pemungutan dan penghitungan suara. Namun hanya satu orang yang bisa masuk ke dalam TPS, ditambah satu orang dari PPL atau petugas pengawas lapangan. Ada 1.777 TPS di Kabupaten Rembang.

Menurut Ketua KPU, mekanisme pemungutan suara sangat penting untuk dipahami lebih awal oleh seluruh penyelenggara pemilu di semua level. Dengan penyelenggaraan sesuai prosedur, hasil rekapitulasi suara diharapkan dapat diterima oleh masyarakat.

Setelah terselenggaranya simulasi itu, selanjutnya KPU Kabupaten Rembang meminta setiap PPK untuk segera menyosialisasikan tata cara pemungutan dan penghitungan rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemungutan Suara atau desa masing-masing.

Minanus Suud menegaskan, Pemilu 2014 menggunakan sistem coblos, tidak lagi mencontreng. Suara dinyatakan sah jika surat suara dicoblos masih pada kolom partai dan nama calon anggota legislatif. Jika dicoblos di kolom partai, suara masuk parpol.

Sementara jika dicoblos di kolom caleg, suara masuk caleg. Apabila dicoblos di kolom partai dan caleg, suara masuk caleg. Adapun jika dicoblos pada lebih dari satu caleg, suara masuk partai. Suara tidak sah, apabila mencoblos caleg atau partai yang berbeda pada surat suara.

Pemilu 2014 di Kabupaten Rembang akan diikuti oleh paling tidak 475.381 orang pemilih. Jumlah pemilih masih mungkin bertambah karena ada daftar pemilih khusus dan daftar pemilih khusus tambahan. Daftar pemilih khusus adalah mereka yang terlewat dari DPT, sedang yang khusus tambahan, untuk mereka yang baru terdaftar menjelang pemungutan suara.

Pada Pemilu 9 April nanti, perhitungan suara baru akan dimulai jam setengah dua siang. Ini berbeda dari Pemilu 2009, dimana penghitungan suara dimulai jam satu siang. KPU Rembang menjamin transparansi pemungutan dan penghitungan suara. (Pujianto)




One comment
  1. rakus

    Februari 26, 2014 at 9:37 am

    yg jelas tuh “gak ada loe gak rame” (uang).

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan