Warga Keluhkan Portal Jalan

Sabtu, 7 Januari 2012 | 09:22 WIB

Sulang – Keberadaan portal jalan sebagai pembatas kendaraan berat agar tidak melintas yang berada di Jalan Sulang Gunem, tepatnya di sebelah timur SMA Negeri Sulang dikeluhkan warga Dukuh Segong, Desa Sulang, Kecamatan Sulangu. Pasalnya, pada malam hari, di lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan lalulintas.

Menurut Mohadi, salah satu warga setempat, sepekan terakhir telah terjadi dua laka di tempat ini. Tak adanya lampu penerangan yang menerangi portal tersebut, diyakini menjadi penyebab utamanya.

“Di sini banyak terjadi kecelakaan utamanya pada malam hari. Karena tak ada lampu penerangan, kondisi portal tidak terlihat jelas oleh pengendara motor pada malam hari. Akibatnya, sering terjadi kecelakaan yang menimpa pengendara sepeda motor,” katanya.

Untuk menghindari korban berikutnya, tambahnya, warga sekitar berharap instansi terkait memindahkan portal tersebut ke tempat lain yang lebih aman.

“Atau jika tidak, seharusnya diberi penerangan agar pada malam hari keberadaan portal dapat terlihat jelas oleh pengguna jalan,” tambanhnya.

Hal sama juka dikatakan Suyono, Ketua RT setempat yang rumahnya sangat dekat dengan portal tersebut. Menurutnya, warga sangat resah dengan keberadaan portal tersebut utamanya saat malam hari.

“Sudah tak terhitung lagi berpa banyak kecelakaan yang terjadi. Semuanya terjadi pada malam hari. Anehnya, hingga saat ini tak ada langkah antisipasi yang dilakukan oleh pihak terkait untuk meminimalisir kecelakaan yang sama. Jika terpaksa tidak dipindah ke tempat lain, setidaknya harus diberi lampu penerangan agar keberadaan portal dapat terlihat jelas oleh pengguna jalan,” katanya.

Meski kerap terjadi laka, Warga hingga saat ini masih bersabar dan masih bisa menerima keberadaan portal tersebut. Diharapkan pihak terkait agar segera turun tangan melakukan langkah nyata untuk menghindarkan kecelakaan serupa dengan memasang lampu penerangan atau memindahkan portal tersebut.(Rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan