Peningkatan Jalan Ruas Lasem-Sale Terancam Molor

Kamis, 11 Juli 2013 | 15:30 WIB
Papan proyek peningkatan jalan Lasem-Sale berbatas Provinsi Jawa Timur pada ruas 213. (Foto:Ilyas)

Papan proyek peningkatan jalan Lasem-Sale berbatas Provinsi Jawa Timur pada ruas 213. (Foto:Ilyas)

SALE, MataAirRadio.net – Pelaksanaan proyek peningkatan jalan di ruas 213 Lasem-Sale sepanjang empat kilometer, terancam molor. Sampai dengan Kamis (11/7) pagi, proyek yang dimulai dari wilayah Alas Ngandang hingga perbatasan Sale-Jatirogo baru memasuki tahap pengaspalan.

Padahal proyek tersebut sudah harus tuntas pada 27 Juli 2013. Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Sale pun mengaku pesimistis proyek tersebut akan selesai tepat waktu. Menurut mereka, penyelesaian proyek tersebut rawan molor, meskipun pembetonan pada salah satu sisi jalan tersebut sudah rampung.

Lumono, seorang warga Desa Mrayun menilai pelaksanaan proyek peningkatan jalan di ruas 213 terbilang lamban. Sebab meski pada papan proyek disebutkan bahwa pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 28 Februari 2013, namun nyatanya baru digarap oleh PT Marga Karya pada pertengahan Maret lalu.

Haryanto, warga lainnya juga mengaku ragu, proyek peningkatan jalan tersebut bakal selesai tepat waktu. Pasalnya, waktu pengerjaan yang tersisa tinggal enam belas hari, sementara pengaspalan dilakukan sepanjang kurang lebih empat kilometer.

Meski demikian, Haryanto dan warga lainnya berharap agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu dan berkualitas baik, tak seperti proyek lainnya yang dikerjakan secara asal-asalan.

Terlepas dari molor atau tidaknya penyelesaian proyek tersebut, sejumlah warga lainnya mengaku lega atas dimulainya pengaspalan pada bagian tengah jalan di ruas Sale-Ngandang.

Sebelumnya, mayoritas warga mengira proyek peningkatan jalan senilai Rp5,7 miliar itu hanya berupa pembetonan pada salah satu sisi jalan. Keraguan mereka terjawab setelah pengaspalan mulai dilakukan pada Rabu (10/7) kemarin. (Ilyas al-Musthofa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan