Mantan Ketua Panwaslu Kada Menjabat Sementara Kades Kabongan Lor

Rabu, 9 Mei 2012 | 07:22 WIB


KOTA – Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepala Daerah (Kada) 2010 Kabupaten Rembang, Minanus Suud, akhirnya dipilih sebagai pejabat sementara Kepala Desa Kabongan Lor menggantikan Rusmanto yang diberhentikan selama tiga bulan lantaran menyandang status tersangka korupsi.

Minanus Suud yang juga Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) desa setempat itu secara aklamasi ditunjuk sebagai pengemban tugas pengelolaan Desa Kabongan Lor melalui musyawarah yang diselenggarakan Selasa (8/5) malam.

“Musyawarah yang diselenggarakan di Balai Desa Kabongan Lor sejak pukul 20.00 WIB dan dihadiri oleh Muspika Kota Rembang, perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat mencapai mufakat menunjuk Kaur Kesra untuk menjadi Pjs (pejabat sementara) Kades,” terang Moh Syamsu, Sekretaris Desa Kabongan Lor, Rabu (9/5).

Seperti diketahui, musyawarah untuk menentukan pejabat sementara Kepala Desa Kabongan Lor dan dihadiri oleh Rusmanto tersebut digelar untuk menyikapi turunnya Surat Keputusan Bupati Rembang Nomor 141.1/406/2012 tertanggal 1 Mei 2012 yang isinya antara lain memberhentikan sementara Rusmanto selama tiga bulan.

“Meski tidak diundang, kepala desa nonaktif tetap datang. Dalam kesempatan itu, sepeda motor dinas dan STNK-nya sudah diserahkan. Hanya BPKB-nya yang belum diserahkan, namun secara lisan yang bersangkutan (Rusmanto, red.) sanggup segera menyerahkan,” imbuh dia.

Rusmanto ditetapkan menjadi tersangka oleh jajaran kepolisan, karena diduga melakukan penyimpangan dana bantuan Rp100 juta dari Departemen Kelautan dan Perikanan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Maju Mandiri Desa Kabongan Lor. Selain Rusmanto, Ketua KUB Maju Mandiri, Marjuki dan Bendahara, Sanadi juga terseret menjadi tersangka.

“Dengan adanya pejabat sementara Kades Kabongan Lor, maka tugas pengelolaan desa sudah ada yang mengemban setidaknya hingga tiga bulan ke depan,” tegas dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan