Ada Kirab Ambengan di Sedekah Bumi Mrayun

Minggu, 12 Mei 2013 | 15:20 WIB
Kirab Ambengan Mrayun, rombongan barongsai dan "drum band" dari Blora juga ikut mencuri perhatian masyarakat. (Foto:Zam)

Kirab Ambengan Mrayun, rombongan barongsai dan “drum band” dari Blora juga ikut mencuri perhatian masyarakat. (Foto:Zam)

SALE, MataAirRadio.net – Warga Kecamatan Sale tumpah ruah di Mrayun, salah satu desa di kecamatan itu untuk menyaksikan Kirab Ambengan yang digelar bersamaan sedekah bumi atau bersih desa setempat, Minggu (12/5) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebanyak 13 gunungan atau ambengan berdiameter satu meter berisi aneka kuliner dan buah diarak keliling kampung dan berakhir di kawasan Sendang Gede di tengah-tengah desa setempat.

Tampak hadir dalam Kirab Ambengan ini Wakil Bupati Abdul Hafidz dan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Sunarto.

Kepala Desa Mrayun, Eko Purwantoro kepada reporter MataAir Radio menjelaskan, Kirab Ambengan merupakan bagian dari ritual Sendang Gede yang dilestarikan.

Menurut Eko, biasanya kirab seperti ini digelar sederhana, namun karena panenan musim ini cukup berhasil, maka kini dihelat secara besar-besaran dan terbukti ampuh menyedot perhatian banyak pengunjung.

Bambang Susilo, salah seorang panitia acara itu mengatakan, Kirab Ambengan kali ini diikuti tidak hanya oleh warga Desa Mrayun. Para siswa dari sejumlah sekolah di sekitar Mrayun juga ikut meramaikan kirab tersebut.

Di antara peserta Kirab Ambengan Mrayun, rombongan barongsai dan “drum band” dari Blora juga ikut mencuri perhatian masyarakat yang hadir memadati sepanjang jalan Desa Mrayun. Ke depan, Kirab Ambengan ini diharapkan oleh masyarakat menjadi agenda pariwisata budaya. (Zamroni)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan