Geng Motor Ini Peduli Yatim Piatu

Senin, 13 Agustus 2012 | 09:08 WIB
Bakti sosial YVCI Chapter Rembang di Panti Asuhan Darul Falah, Mbadeg Sridadi. (Foto: Pujianto)
KOTA – Jika hanya kesan urakan dan ugal-ugalan yang selalu disematkan kepada geng motor, nampaknya sebagian akan menjadi terbantahkan apabila dipadankan dengan aksi geng motor ini. Sebuah komunitas motor di Kabupaten Rembang, Yamaha Vixion Club (YVC) Indonesia Chapter Rembang, justru mewarnai kegiatan mereka selama Ramadan dengan berbagi kepada sesama.

Di sebuah panti asuhan anak yatim piatu yang bernaung di bawah Yayasan Darul Falah di Dusun Mbadeg Desa Sridadi Kecamatan Kota Rembang, Minggu (12/8) kemarin, YVC Indonesia Chapter Rembang justru tampak asyik berbagi dengan buka bersama dan menyerahkan santunan kepada anak yatim asuhan panti setempat.

“Kegiatan bakti sosial seperti saat ini merupakan agenda rutin yang dilakukan di setiap Ramadan. Ini bertujuan untuk mengajak seluruh anggota agar memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” terang ketua panitia acara itu, Adi Nataloka.

“Kami juga ingin menunjukkan kepada anak-anak yang ada di panti asuhan bahwa safety riding dalam berkendara sangatlah penting untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” sambungnya.

Selain bakti sosial, YVC Indonesia Chapter Rembang pun menggelar gelar safety riding dalam kesempatan itu. Komunitas tersebut memberikan sumbangan berupa uang, perlengkapan alat tulis sekolah kepada setiap anak panti dan sembako seperti beras, gula dan mie instan.

“Ini tidak hanya diperoleh dari keluarga Club Vixion saja, tetapi juga berasal dari teman-teman di luar club yang sama-sama peduli kepada anak yatim,” katanya.

Nataloka juga mengungkapkan, sehari sebelumnya YVCI Chapter Rembang juga mengikuti kegiatan serupa di Demak bersama YVCI Jateng-DIY Regional 4 yang terdiri atas YVCI Demak, Kudus, Jepara, Pati, Grobogan, dan Rembang.

Sementara Rofii, salah seorang pengurus Yayasan Darul Falah menyampaikan kebanggaannya kepada kawan-kawan Club YVCI Rembang yang masih mempunyai rasa kepedulian kepada anak-anak yatim piatu.

“Semoga ini bisa dicontoh anak-anak muda yang lain, karena saya prihatin atas kondisi anak-anak muda sekarang yang suka menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang negatif,” tandasnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan