Defisit Rp62,3 Miliar, DPRD Setujui APBD Perubahan 2013

Jumat, 27 September 2013 | 13:48 WIB
DPRD Kabupaten Rembang akhirnya menyetujui anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD Perubahan 2013. (Foto:Puji)

DPRD Kabupaten Rembang akhirnya menyetujui anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD Perubahan 2013. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – DPRD Kabupaten Rembang akhirnya menyetujui anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD Perubahan 2013, meski terdapat defisit Rp62,3 miliar lebih. Rapat paripurna persetujuan penetapan RAPBD Perubahan 2013 digelar pada Jumat (27/9) siang.

Melalui serangkaian rapat di tingkat komisi dan badan anggaran DPRD Kabupaten Rembang, pendapatan daerah di APBD Perubahan 2013 dianggarkan naik Rp14,9 miliar lebih atau menjadi Rp1,12 triliun lebih. Kenaikan tersebut antara lain berasal dari peningkatan pendapatan pajak daerah Rp2,4 miliar dan hasil retribusi daerah Rp1,8 miliar.

Bupati Rembang Mochammad Salim mengatakan, kenaikan anggaran pendapatan daerah juga diikuti oleh melonjaknya nilai anggaran belanja daerah. Pada APBD Perubahan tahun ini, belanja daerah naik Rp63,5 miliar lebih atau menjadi Rp1,18 triliun lebih. Karena itu terjadi defisit sebesar Rp62,3 miliar lebih.

Namun menurut Salim, defisit tersebut akan ditutup dengan pembiayaan daerah salah satunya dengan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya, sehingga APBD seimbang.

Salim mengklaim, APBD Perubahan 2013 yang ditetapkan sudah mencerminkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Apalagi, sebelum ditetapkan, telah terlebih dahulu dilakukan pembahasan secara sistematis, baik di tingkat komisi maupun badan anggaran.

Menurutnya, esensi dalam APBD Perubahan ini adalah adanya penyesuaian program demi peningkatan manfaat, lebih efisien, dan tepat sasaran. Melalui APBD Perubahan, masyarakat akan bisa lebih diberdayakan dalam kemandirian.

Pembahasan APBD Perubahan 2013 Kabupaten Rembang berlangsung selama 18 hari atau sejak 9 September 2013. Sejumlah anggota DPRD mengakui, pembahasan APBD Perubahan berlangsung dalam waktu cukup singkat. Namun mayoritas dari mereka mengklaim, pembahasan tetap dilakukan secara cermat. (Pujianto)




One comment
  1. Mbah Mbelik

    September 29, 2013 at 7:29 pm

    Wah…akeh juga ternyata APBD Rembang….kok rakyate kaya ngene ?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan