Tiga Pasangan Cagub Curi Start Kampanye di Rembang

Rabu, 24 April 2013 | 14:50 WIB
 Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mencuri start kampanye di Kabupaten Rembang. (Foto:AFTA)

Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mencuri start kampanye di Kabupaten Rembang. (Foto:AFTA)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mencuri start kampanye di Kabupaten Rembang. Alat peraga yang memuat foto, nomor urut, dan visi misi dari masing-masing pasangan calon sudah menghiasi jalanan utama di Kota Rembang.

Berdasarkan pantauan reporter MataAir Radio, Rabu (24/4) pagi, alat peraga pasangan cagub-cawagub Jawa Tengah dengan sudah memuat foto, nomor urut, dan visi misi dalam satu bingkai, setidaknya terpampang di sepanjang Jalan Pemuda Kota Rembang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Rembang Mukhlis Ridlo saat dihubungi reporter radio ini menjelaskan, definisi kampanye menurut ketentuan Pilkada harus memenuhi tiga unsur yakni foto pasangan calon, visi misi, dan nomor urut. Ketiga unsur ini tidak boleh terpisah-terpisah.

Ridlo menyebutkan Peraturan Bupati yang mengatur pemasangan alat peraga partai politik maupun pasangan cagub-cawagub Jawa Tengah sudah direvisi.

Ia juga menyebutkan, pemasangan alat kampanye sebelum masanya melanggar ketentuan, sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU dan Satpol PP Kabupaten Rembang untuk melakukan penertiban.

Menurut Ridlo, alat kampanye yang bakal ditertibkan itu akan disimpan dan boleh dipasang lagi pada saat masa kampanye. Pembersihan kawasan larangan dari atribut parpol maupun cagub-cawagub akan digelar serentak se-Jawa Tengah sebelum masa kampanye.

Kepala Seksi Penegak Perda pada Satpol PP Kabupaten Rembang Sudarno mengaku siap melakukan penertiban pascamelakukan koordinasi dengan KPU dan Panwaslu setempat.

Secara khusus, pihaknya meminta setiap pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah untuk tidak memasang alat peraga dengan memakunya di pohon dan di tempat-tempat yang memang dilarang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan