60 Pelajar Segera Ditempa Di Pesantren SNMPTN

Rabu, 11 April 2012 | 07:33 WIB


KOTA – Sebanyak 60 pelajar kelas XII dari berbagai SMA/SMK dan MA di Kabupaten Rembang segera ditempa di Pesantren Kilat (Sanlat) agar sukses seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri (SNMPTN) setelah dinyatakan lolos seleksi oleh panitia.

Tahun ini, Gerakan Pemuda Ansor dan MataAir Foundation akan kembali menggelar pesantren kilat sukses seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri bagi 60 orang pelajar kelas 3 dari berbagai SMA di Kabupaten Rembang, pada 6 Mei – 8 Juni 2012, di Kompleks Lembaga Pendidikan An-Nawawiyyah, Tasikagung, Kecamatan Kota Rembang.

Koordinator Sanlat Sukses SNMPTN 2012 Kabupaten Rembang, Wahyu Salvana menyebutkan sebanyak 30 pelajar dari jurusan IPA dan 30 pelajar dari jurusan IPS yang bakal mengikuti pesantren kilat tersebut adalah mereka yang lolos “try out” Minggu (8/4) lalu di MAN Rembang.

“Siapa-siapa yang lolos dari try out itu, akan kami umumkan pada 20 April 2012 melalui surat edaran ke sekolah asal dan layanan pesan singkat langsung kepada peserta,” sebutnya.

Wahyu menerangkan saat digelar pada tahun lalu, pesantren kilat yang digelar di kabupaten paling timur Jawa Tengah itu terbilang sukses.

Pasalnya, dari 25 kabupaten/kota di Indonesia yang menyelenggarakan sanlat serupa, Rembang menjadi terbaik kedua yang meluluskan banyak pesertanya ke perguruan tinggi negeri ternama di negeri ini seperti Universitas Gajahmada, Universitas Brawijaya, IPB, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, dan sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya.

“Saat itu, sebagian besar peserta sanlat mampu menembus perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia dengan jurusan-jurusan favorit. Semoga penyelenggaraan sanlat kali ini juga berhasil sebagaimana tahun lalu. Syukur lebih baik,” kata dia.

Ia juga mengatakan, sebagaimana pada 2011, peminat pesantren kilat SNMPTN kali ini terbilang banyak. “Pendaftarnya lebih dari 300 orang. Namun, kuota yang kami sediakan hanya untuk 60 peserta,” terangnya.

Wahyu menjelaskan, selain diberikan pembelajaran seputar teknik dan materi sukses SNMPTN, para peserta pesantren kilat tersebut akan mendapatkan pembelajaran tentang etika, moral, motivasi, pengetahuan agama, dan pembelajaran ‘life skill’. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan