Slipknot: ‘Kami Tidak Akan Pernah Melepas Topeng Ketika Konser’

Rabu, 3 Desember 2014 | 23:03 WIB

 

Corey Taylor, vokalis Slipknot. (foto:metalnewz.com)

Corey Taylor, vokalis Slipknot. (foto:metalnewz.com)

 

mataairradio.com – Unit nu-metal asal AS, Slipknot dikenal sebagai salah satu band yang selalu memakai topeng di atas panggung. Topengnya pun tidak selalu sama dari awal terbentuk hingga sekarang, beberapa kali para anggotanya mengganti model topeng mereka.

Dilansir dari rollingstone.co.id sang vokalis, Corey Taylor mengungkapkan kepada salah satu stasiun radio di Kanada jika Slipknot tidak ingin melepas topeng ketika tampil di atas panggung. Ketika ditanya apakah Slipknot akan tampil sesekali tanpa topeng, Taylor menjawab, “Saya pikir bisa saja suatu saat, tapi saya pikir kami tidak ingin melepas topeng.

Maksud saya, saya selalu memikirkan ketika Kiss menghapus rias wajah mereka pada 80an, dan saya tahu kenapa mereka melakukan itu, karena mereka seperti menabrak tembok dan waktunya untuk berubah.”

“Tapi untuk kami, topenglah yang berubah, dan rupa kami juga selalu berubah, saya pikir karena kami terus berubah-ubah, kami tidak merasa tekanan untuk melepas topeng, karena kami membebaskan diri kami untuk berubah sesuai waktu dan ketika rilis album baru. Jadi, walaupun saya pikir kami bisa, saya pikir kami tidak akan melakukannya. Karena band ini bukan hanya tentang topeng, tetapi segalanya,” lanjut Taylor seperti dikutip Blabbermouth.

“Band ini bukan hanya tentang topeng, pakaian, dan kostum, bukan juga hanya tentang kegilaan, Anda harus memiliki semua bagian itu termasuk musik, seni, dan semuanya, inilah Slipknot. Bisa dibilang seperti, ‘Apakah Anda pikir Slipknot dapat memainkan tipe musik yang berbeda?’ Tentu saja tidak. Musik Slipknot sama halnya seperti topeng, suatu kesatuan,” ungkapnya.

Lalu ia menambahkan, “Bagi saya, dan hanya dari sudut pandang saya, topeng mewakili jati diri seseorang yang bisa saja tidak memiliki suara, atau tidak memiliki keberanian untuk memberikan orang tersebut suara, karena ini bisa jadi kontroversial, mungkin ini sedikit terlalu gelap, atau terlihat sedikit kejam, tapi jika Anda tidak memberikan suara pada orang itu, hampir seperti mengambil hak Anda sendiri, dimana seseorang yang ingin mencari tahu, seseorang yang tidak dapat menyuarakan pikiran dan hatinya, dan itu tertahan, hingga menjadi berlebihan dan mengambil alih diri Anda. Inilah makna topeng untuk saya hingga saat ini.”

 

Sumber: rollingstone.co.id
Editor: Arif Bahtiar




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan