Petani Khawatirkan Harga Kacang Hijau Anjlok

Kamis, 2 Agustus 2012 | 08:15 WIB
Petani kacang hijau di Desa Megulung, Kecamatan Sumber sedang memanen kacang hijau, Kamis (2/8). (Foto: Pujianto)

SUMBER – Sejumlah petani kacang hijau di Kecamatan Sumber mengkhawatirkan harga kacang hijau bakal anjlok seiring panen raya dalam sepekan terakhir.

Rasdi, seorang petani kacang hijau di Desa Megulung, Kamis (2/8), menyebutkan, saat ini harga kacang hijau di tingkat tengkulak masih terbilang tinggi di kisaran Rp7.600 per kilogram.

“Dibandingkan harga ketika kami membeli bibit, harga kacang hijau Rp7.600 per kilogram itu sudah cukup lumayan. Sebab, harga bibit ketika itu hanya Rp6.000 per kilogram. Kami hanya butuh bibit tak lebih dari 15 kilogram saat musim tanam kemarin,” kata dia.

Meski lahan seluas setengah hektare miliknya berproduktivitas sebesar 2,5 kuintal dan itu dinilainya sudah cukup lumayan, namun Rasdi mengaku khawatir tak lama lagi harga kacang hijau bakalan anjlok.

“Biasanya, seiring panen raya, harga kacang hijau akan mengalami penurunan secara drastis. Ini yang dikhawatirkan petani,” tandasnya.

Tarmok, petani lainnya di Desa Grawan menambahkan, bayang-bayang bakal anjloknya harga kacang hijau itu bukannya tak beralasan.

“Musim lalu, harga kacang hijau di awal panen bahkan sempat mencapai Rp10.000 per kilogram. Namun, seiring panen raya, harganya malah anjlok menjadi hanya Rp4.500 per kilogram,” katanya.

Karena itu, walaupun hanya seorang petani gurem, ia berpandangan, ancaman anjloknya harga kacang hijau secara drastis di setiap musim panen perlu disikapi pemerintah.

“Kalau turunnya pelan-pelan, mungkin masih bisa diterima nalar. Tapi kalau anjloknya dalam kurun waktu yang tidak lama kan patut dicurigai ada apa,” paparnya.

Apalagi, menurut dia, jumlah petani yang menanam kacang hijau pada selepas musim tanam kedua tahun ini diperkirakan tidak banyak lantaran banyak yang memilih menanam tembakau.

“Dengan demikian, kalau pada musim ini, harga kacang hijau mengalami penurunan harga secara drastis dalam waktu singkat, Pemerintah wajib turun tangan,” imbuhnya.

Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Kabupaten Rembang mencatat luasan lahan kacang hijau petani di kabupaten itu, rata-rata mencapai 6.232 hektare setiap tahun.

Namun, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dintanhut Rembang, Mulyono, mengaku belum mengetahui angka pasti luasan pertanian kacang hijau pada tahun ini.

Tanaman kacang hijau, kata dia, dikembangkan di hampir setiap kecamatan di kabupaten itu. Namun, Kecamatan Sumber dan Kaliori menjadi yang paling sering menanam paling luas tanaman ini. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan