Usai Pimpin Galang Dana PMI, Ketua PN Dipindah

Kamis, 12 Februari 2015 | 19:33 WIB
Pengadilan Negeri Rembang. (Foto:pn-rembang.go.id)

Pengadilan Negeri Rembang. (Foto:pn-rembang.go.id)

 
REMBANG, mataairradio.com – Ketua Pengadilan Negeri Rembang Albertus Usada meninggalkan jabatan yang diembannya di kabupaten ini untuk pindah tugas ke Pengadilan Negeri Kota Palopo Sulawesi Selatan.

Albertus pindah setelah belum lama dipercaya memimpin penggalangan bulan dana PMI.

Jabatan Ketua PN yang ditinggalkan Albertus digantikan oleh Bambang Sucipto yang sebelumnya menjabat Ketua Pengadilan Negeri Kota Agung Lampung.

Rabu (11/2/2015) malam, Pemkab menggelar acara pelepasan Albertus di Pendapa Museum Kartini Rembang.

Tidak hanya untuk Albertus, pelepasan sederhana juga diperuntukkan kepada Wakapolres Rembang Kompol Wahyu Purwidiarso yang bakal menjabat Wakapolres Brebes.

Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta keduanya untuk tidak melupakan kabupaten ini.

“Kalau sampai melupakan Rembang, bisa bahaya. Itu pesan saya,” katanya saat memberikan sambutan.

Albertus bertugas di Rembang selama satu tahun sepuluh bulan, sedangkan Wakapolres Wahyu hanya sekitar sembilan bulan, sejak 16 Mei 2014.

Kedua pejabat itu disebut sukses membantu Pemkab Rembang dalam mengamankan momen krusial, salah satunya Pilpres 2014.

“Sejak ditinggal Pak Salim, kami terima kasih dibantu mengamankan momen-momen krusial seperti Pilkades serentak, Pileg, dan Pilpres,” ungkapnya.

Khusus untuk jabatan Wakapolres Rembang yang baru akan diemban oleh Kompol Winar Afiati, yang sebelumnya merupakan Wakapolres Magelang.

Di kesempatan itu, Sekda Rembang Hamzah Fatoni yang turut memberikan sambutan menyebut kedua pejabat itu, peka terhadap perubahan lingkungan.

“Keduanya sebagai sosok yang pandai beradaptasi di Rembang. Kami juga banyak menerima pendapat hukum terkait berbagai masalah yang ada di Pemkab Rembang. Banyak terbantu,” katanya.

Seperti diketahui, dipimpin Albertus Usada, penggalangan bulan dana PMI 2014 melampaui target. Targetnya hanya Rp375 juta, namun tercapai lebih dari Rp380 juta.

Di kalangan pejabat, Albert sapaan akrabnya, terkenal pandai bernyanyi.

Sementara Kompol Wahyu tidak banyak capaian yang mencolok. Wahyu mengaku nyaman bertugas di Rembang karena masyarakat, jajaran pemerintah, dan rekan sejawatnya di Polres, bisa menerimanya secara baik.

Anaknya yang paling kecil pun disebut Wahyu, sebenarnya mulai betah di Rembang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan