Seorang Warga Tuyuhan Diduga Termasuk Eks Gafatar

Sabtu, 30 Januari 2016 | 14:46 WIB
Hesti Wardoyo bersama istri dan seorang anaknya yang masih kecil. Keluarga ini termasuk eks anggota Gafatar yang dipulangkan dari Kalimantan dan ditampung di Asrama Haji Donohudan Boyolali. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Hesti Wardoyo bersama istri dan seorang anaknya yang masih kecil. Keluarga ini termasuk eks anggota Gafatar yang dipulangkan dari Kalimantan dan ditampung di Asrama Haji Donohudan Boyolali. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

PANCUR, mataairradio.com – Seorang warga asal Dukuh Karanglo Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur dikabarkan termasuk rombongan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dipulangkan dari Pontianak dan kini ditampung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Kapolsek Pancur AKP Suwardi yang dikonfirmasi reporter mataairradio pada Sabtu (30/1/2016) pagi membenarkan, warga Tuyuhan itu bernama Hesti Wardoyo, berusia 27 tahun.

“Yang bersangkutan diketahui menikah dengan seorang perempuan dari Brebes pada 2014 saat salah satu dari keduanya masih kuliah,” bebernya.

Setelah menikah, Wardoyo tinggal di sebuah rumah kontrakan di Semarang. Namun sejak saat itu yang bersangkutan tak pernah pulang.

Kapolsek mengakui, data awal menyebut tidak ada anggota Gafatar di Rembang.

“Namun nama Wardoyo, KTP-nya masih beralamat Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang,” tegasnya.

Ajun Komisaris Suwardi mengaku masih memantau kabar seputar Hesti Wardoyo. Pemantauan itu agar diketahui, apakah yang bersangkutan akan pulang ke Tuyuhan atau Brebes.

“Kami sudah memerintahkan babinkamtibmas (bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat) di Desa Tuyuhan untuk monitor,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, orang tua Wardoyo, masih komplet; ayah-ibu. Menurut informasi yang dihimpun mataairradio, orang tua Wardoyo tidak asli dari penduduk setempat, tapi dari Juwana-Pati.

Pihak kepolisian pun membeber, dari pernikahannya Wardoyo sudah dikaruniai seorang anak pada April 2015.

Sementara itu, reporter mataairradio yang kemudian mendatangi Desa Tuyuhan mendapat informasi bahwa Wardoyo sempat pamit lewat telepon kepada orang tuanya untuk berangkat mengajar ke Kalimantan, sekitar 1-2 bulan lalu. Wardoyo berangkat bersama istri dan anaknya.

Kepala Desa Tuyuhan Mulyadi mengaku mendapat informasi tentang Hesti Wardoyo yang termasuk dalam rombongan eks anggota Gafatar yang kini ditampung di Boyolali.

“Kami masih memastikan informasi itu dengan menunggu kabar dari Kodim Rembang yang sedang kroscek ke Donohudan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto/Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan