Satu Tewas dan Dua Luka Akibat Tabrakan Beruntun

Rabu, 20 Januari 2016 | 19:47 WIB
Setyo Budi, korban selamat dari kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalur Pantura Tasikharjo Kecamatan Kaliori, Rabu (20/1/2016) siang. (Foto: Pujianto)

Setyo Budi, korban selamat dari kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalur Pantura Tasikharjo Kecamatan Kaliori, Rabu (20/1/2016) siang. (Foto: Pujianto)

 

KALIORI, mataairradio.com – Satu orang tewas dan dua orang lainnya luka-luka akibat terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Pantura wilayah Dusun Ngelak Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori, Rabu (20/1/2016) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketiga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka, adalah para pemotor.

Korban tewas bernama Ahmad Sirojudin (19), warga Desa Siman Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, sedangkan 2 orang korban luka-luka bernama Nurkholis Majid (20) dan Setyo Budi (21) warga dengan alamat yang sama.

Budi membonceng Nurkholis dengan menunggang Honda Beat S 6744 LL. Sedangkan Sirojudin mengendarai Suzuki Satria S 4714 LQ.

Dua pemotor itu melaju dari arah barat menuju timur. Di belakang keduanya, melaju truk tronton W 8411 UZ yang dikemudikan Akiyak warga Kesamben-Gresik.

Namun di depan iring-iringan tiga kendaraan tersebut, melaju truk mistubishi S 9408 UJ yang dikemudikan Sumari warga Jeruk Seger, Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto.

Sesampainya di lokasi, Nurkholis hendak mendahului truk mitsubishi dari sisi kiri atau jalur lambat. Namun pada saat yang bersamaan truk itu justru juga belok ke kiri untuk parkir.

Karena jarak dua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara Beat menabrak bagian belakang kiri truk mitsubishi.

Sementara Sirojudin yang juga melaju kencang, menabrak bagian kanan belakang kiri truk mitsubishi dan terpental ke tengah jalan.

Truk tronton yang melaju di belakangnya, melindasnya sehingga luka parah dan meninggal dunia di lokasi.

Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Syafi’ Karim mengaku langsung mengamankan semua kendaraan ke makolantas dan segera membawa para korban ke rumah sakit.

Polisi menahan sopir truk mitsubishi dan truk tronton untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Soal tersangka, kami masih harus lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan