Rotasi Jabatan, ASN Diminta Tes Swab Sebelum Pindah Kantor

Selasa, 29 Juni 2021 | 15:10 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz, didampingi Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ saat melantik 97 ASN yang dirotasi dan mengemban jabatan baru, di Pendopo RA. Kartini Rembang, Selasa (29/6/2021) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirotasi jabatannya sehingga pindah tempat kerja diminta melakukan tes swab terlebih dahulu sebelum masuk kerja pertama pada kantor barunya.

Permintaan itu dilontarkan oleh Puji Santoso, politisi Partai Gerindra, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang.

Menurutnya, tes swab terhadap ASN sebelum masuk kerja perdana pada kantor barunya, untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di lingkup pegawai pemerintahan.

“Saat ini memang begitu banyak sekali yang kena covid jadi mereka yang mau pindah kantor dan boyongan ini dipastikan orangnya harus sehat dan jangan sampai menulari orang yang sudah di situ. Bila perlu diswab, apabila dinyatakan positif ya isolasi, kalau negatif bisa langsung kerja,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menjelaskan, meski masih dalam darurat pandemi, pihaknya perlu segera melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah ASN di lingkup pemerintahan kabupaten ini.

Hal itu berkaitan dengan ketentuan batas waktu untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah instansi. Kekosongan jabatan dinilai dapat menghambat kinerja pemerintah.

“Kita ini dibatasi oleh ketentuan. 30 Juni ini batas akhir untuk mengisi kekosongan-kekosongan (Jabatan, red.),” jelasnya.

Selain itu, rotasi jabatan juga berkenaan dengan akan diberlakukannya Pejabat Eselon IV yang akan dihilangkan dan dijadikan pejabat fungsional.

“Sesuai dengan ketentuan yang baru ini Eselon IV kan hilang, mau difungsionalkan semua. Jadi kosong-kosong ini (Jabatan yang kosong, red.) ketika tidak diisi kan besok prosesnya ndak mengikuti tes dan lain sebagainya kan kesulitan, lebih baik kita isi, besok kita setarakan untuk fungsionalnya,” imbuhnya.

Untuk memastikan tidak terjadinya penyebaran covid-19 oleh adanya rotasi jabatan serta upaya antisipasinya, Bupati telah menerbitkan Surat Edaran (SE) bernomor 440/1360/2021, yang di dalamnya mengatur tentang mekanisme bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang.

Sementara itu, pada Selasa (29/6/2021) pagi, sebanyak 97 ASN yang dirotasi jabatannya sudah secara resmi dilantik. Pelantikan dilaksanakan secara tatap muka di Pendopo Raden Ayu Kartini Rembang dan secara virtual melalui aplikasi zoom.

97 ASN yang dirotasi itu perinciannya, 90 Pejabat Pengawas, empat Pejabat Fungsional, dan tiga Pejabat Administrator.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan