Puskesmas Jadi BLUD, RSUD Tak Khawatir

Jumat, 8 Januari 2016 | 13:54 WIB
Suasa pelayanan di Puskesmas Sumber, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

Suasa pelayanan di Puskesmas Sumber, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penetapan seluruh puskesmas di Kabupaten Rembang sebagai badan layanan umum daerah tidak membuat pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang khawatir bakal memengaruhi tingkat kunjungan pasien.

Menurut Giri Saputro, juru bicara rumah sakit itu, Jumat (8/1/2016) pagi, kunjungan pasien ke RSUD tidak ditentukan oleh status puskesmas, sudah banyak yang BLUD atau tidak.

“Sebab sebelum jadi BLUD pun, sudah jelas, mana-mana penyakit yang mesti ditangani puskesmas dan rumah sakit. Rujukan juga berjenjang,” kata Giri kepada reporter mataairradio.

Ia menyebutkan, penyakit seperti influenza dan diare ringan, sudah semestinya dirawat lebih dulu di puskesmas. Baru kalau sudah akut, puskesmas bisa merujuk pasien yang bersangkutan ke rumah sakit.

“Pedoman tentang penyakit yang bisa ditangani oleh puskesmas sudah ada petunjuknya,” tandasnya.

Menurut Giri, akan berbeda halnya dengan pasien yang belum menjadi peserta jaminan kesehatan nasional atau yang membayar sendiri.

Pasien non-peserta JKN atau yang bayar sendiri, dapat langsung mengakses layanan kesehatan di rumah sakit.

“Yang demikian itu (pasien non-peserta JKN langsung mengakses rumah sakit), tidak menjadi masalah meski sakitnya ringan,” tegasnya.

Pihak rumah sakit daerah mengakui, penetapan puskesmas sebagai BLUD melahirkan beberapa kemudahan.

Setidaknya, puskesmas akan bisa lebih fleksibel dalam mengelola layanan, termasuk anggaran. Misalnya jika ada alat yang rusak, puskesmas bisa segera mengganti.

Pelayanan puskesmas bisa jadi lebih prima. Selama ini, puskesmas harus menunggu kebijakan dari dinas kesehatan, jika mau mengganti peralatan penunjang yang sifatnya mendesak.

Kesannya, birokrasi penggantian alat dan anggarannya, menjadi panjang dan menyendat puskesmas.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan