PSIR Butuh Tambahan Striker Lokal

Senin, 31 Maret 2014 | 13:35 WIB
Latihan PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

Latihan PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tim PSIR Rembang disebut sudah cukup siap melakoni kompetisi Divisi Utama musim ini. Pihak klub sudah menuntaskan kontrak 25 orang pemain, termasuk pemain yang berstatus magang dan pemain asing.

Namun karteker Pelatih PSIR Bambang Handoyo menyatakan, pihaknya masih membutuhkan tambahan striker lokal. Dia menjelaskan, PSIR kini hanya memiliki dua orang striker murni, yakni Koko Hartanto dan Donald, pemain asing yang baru direkrut PSIR. Stok striker pas-pasan berisiko, karena jika Donald absen, PSIR memiliki lubang di lini depan.

Menurut Bambang, sebenarnya Effendi “Bendot” bisa diplot untuk posisi itu. Namun bodi pemain ini dianggap terlalu kecil untuk postur striker, sehingga pelatih cenderung mencari pemain lain. Dia lebih memilih Effendi untuk barisan serang. Bambang menambahkan, stamina pemain kini sudah lebih baik dari 12 hari latihan dan mulai mengerti skema permainan yang akan diterapkan.

Manajer PSIR Siswanto mengonfirmasi, timnya sudah siap mengarungi kompetisi musim ini. Dia juga membenarkan, kontrak pemain sudah diteken dan beres. Untuk sementara, PSIR memastikan mengontrak dua pemain asing yakni Candy Lansana dan Donald. Candy di posisi stopper, sedangkan Donald; striker.

Soal usulan tambahan striker lokal, manajemen masih harus mengkajinya. Menurutnya, akan lebih baik pemain yang ada diberdayakan. Sebab, manajemen berhitung tentang kebutuhan belanjanya.

Siswanto memastikan pula Bambang Handoyo sebagai karteker pelatih PSIR. Menurutnya, operator liga nampaknya tidak terlalu menyoal urusan pelatih. Hanya saja, untuk menggenapi kebutuhan asisten pelatih, manajemen menunjuk Rudi Sukmana.

Sementara itu, Gabungan Suporter Rembang atau Ganster berharap kepada manajemen, agar tetap mencari pelatih kepala. Jarwanto, salah satu pengurus Ganster menganggap, penunjukan asisten pelatih baru bisa tidak efektif. Musim lalu, PSIR memiliki seorang pelatih kepala dan dua asisten pelatih. Musim ini, PSIR memiliki tiga asisten pelatih, meski salah satunya ditunjuk sebagai karteker pelatih. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan