PSIR Rembang Berpolemik Soal Pelatih

Rabu, 1 April 2015 | 16:35 WIB
Tim PSIR Rembang dalam sebuah pertandingan pada musim lalu. (Foto:Rif)

Tim PSIR Rembang dalam sebuah pertandingan pada musim lalu. (Foto:Rif)

REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang masih berpolemik soal pelatih setidaknya hingga Rabu (1/4/2015) ini. Haryanto menyatakan mengundurkan diri dari kursi pelatih Skuat Oranye, tetapi manajemen tidak pernah menganggapnya karena surat resmi dari yang bersangkutan, belum diterima.

Faktanya, Haryanto tidak mendampingi lagi latihan rutin para penggawa Laskar Dampo Awang sejak 19 Maret lalu. Latihan rutin ditangani oleh Karteker Pelatih Masrukin dibantu asisten Rudi Sukma. Perbedaan ini membuat publik pecinta PSIR dilanda kebingungan sekaligus kekhawatiran.

Pasalnya, tim Divisi Utama harus ditangani oleh pelatih minimal berlisensi B. Sementara Masrukin dan Rudi Sukma masih berlisensi D. PSIR bisa disemprit oleh operator liga jika tak segera bersikap. Namun Direktur Teknik PSIR Erwan Fakhrudin menegaskan, Pelatih PSIR masih Haryanto sesuai verifikasi tim.

“Pelatih masih Mas Har. Lisensinya A. Itu sudah sesuai dengan verifikasi tim. Dia masih melatih,” tegasnya

Sejak usai laga uji coba antara PSIR melawan Persipa Pati, hubungan Haryanto dengan sebagian personel manajemen, merenggang. Puncaknya, Haryanto mangkir melatih. Dia sempat bungkam soal alasannya mangkir, sebelum akhirnya angkat bicara.

Pelatih yang tinggal di Desa Landoh Kecamatan Sulang ini mengaku tak lagi “mood” melatih. Dia merasa kehadiran lebih lama, akan mengganggu harmoni di tubuh PSIR. Dia juga mengaku sudah menyampaikan pengunduran diri kepada manajemen.

Terkait semua itu, Erwan kembali menekankan, Haryanto hanya ingin sejenak beristirahat. Dia juga menjamin yang bersangkutan masih sebagai pelatih di PSIR. Manajemen akan berkomunikasi secara lebih intens dengan Haryanto agar kembali berada di lapangan.

“Kalau sekarang belum melatih lagi, mungkin karena ingin istirahat. Kita masih komunikasi,” ujarnya.

Manajemen PSIR menambahkan, persiapan menuju kick-off kompetisi Divisi Utama, sudah matang. Kini, tinggal verifikasi stadion saja yang belum. Tetapi, PSSI sudah menyatakan PSIR sebagai salah satu peserta kompetisi dan berada di Grup III.

Sementara itu, Haryanto yang kembali dikonfirmasi enggan memberikan banyak komentar. Intinya, dia sudah menyerahkan PSIR kepada manajemen. Dia enggan disangkutpautkan lagi dengan kursi kepelatihan PSIR.

“Tolong saya nggak usah disangkut-sangkut lagi,” ujarnya melalui SMS kepada mataairradio.
Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan