PHE Randugunting sedang Evaluasi Sumur Migas Krikilan

Rabu, 28 Desember 2016 | 17:47 WIB
Pihak Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting sedang melakukan evaluasi sumur (well testing) atas eksplorasi minyak dan gas di wilayah Desa Krikilan Kecamatan Sumber, setidaknya hingga Rabu, 28 Desember 2016. (Foto dokumentasi dari akun Facebook Rudy Heryanto) .

Pihak Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting sedang melakukan evaluasi sumur (well testing) atas eksplorasi minyak dan gas di wilayah Desa Krikilan Kecamatan Sumber, setidaknya hingga Rabu, 28 Desember 2016. (Foto dokumentasi dari akun Facebook Rudy Heryanto) .

 

SUMBER, mataairradio.com – Pihak Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting sedang melakukan evaluasi sumur (well testing) atas eksplorasi minyak dan gas di wilayah Desa Krikilan Kecamatan Sumber.

Evaluasi dilakukan dengan memberikan gangguan pada reservoir sehingga tekanannya akan berubah. Dengan begitu, kandungan hidrokarbon yang ada di reservoir dan kualitasnya, akan diketahui.

“Kita lagi proses untuk pengetesan sumur. Hasil sedang dalam proses progres,” kata Pimpinan Proyek Ekplorasi Randugunting-2 Rico M Putra kepada mataairradio.com, Rabu (28/12/2016).

Kebutuhan evaluasi sumur ini, menurutnya, menjadi menambah masa komplesi yang sedianya 14 hari atau berakhir 25 Desember lalu menjadi belum selesai pada hari ini.

“Kalau soal operasional atau masa drilling malah lebih cepat. Karena (operasional) berjalan smooth, lancar, karena mendapat dukungan dari warga, semua,” terangnya melalui sambungan telepon.

Ia enggan menyampaikan kecenderungan hasil dari pengetesan sumur tersebut dengan dalih bukan kewenangannya, tetapi akan dirilis kepada publik ketika sudah tiba saatnya.

“Soal kapan di-publish resmi, hanya GM (general manager) kami yang tahu. Tetapi kayaknya tidak di akhir tahun ini. Yang penting berdoa terus buat hasil yang baik buat Rembang dan NKRI,” tandasnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengungkapkan adanya rencana dari pihak manajemen PT PHE Randugunting untuk melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Rembang.

“(Apakah kunjungan kaitan hasil positif eksplorasi) Kami maaf belum bisa sampaikan. InsyaAllah banyak doa. Kami tidak mau mendahului yang Kuasa,” tegasnya.

Jika berhasil, maka kandungan migas di sumur RGT-2 bisa dijadikan untuk produksi massal, sekaligus menguatkan hasil ekplorasi Randugunting I (RGT-1) di wilayah desa yang sama pada tahun 1996.

Sebelumnya, General Manager PHE Randugunting Abdul Mutalib Masdar menyebut proyek eksplorasi di Desa Krikilan Kecamatan Sumber sebagai pertaruhan terakhir dari anak perusahaan Pertamina ini di Blok Randugunting.

Blok ini meliputi Rembang, Blora, Pati, Grobogan, dan Tuban. Eksplorasi pernah dilakukan di Kabupaten Blora, tapi dari empat sumur, hanya satu sumur yang terdapat kandungan hidrokarbon. Itu pun tidak memenuhi nilai ekonomi, sehingga tidak dilanjutkan ke tahap produksi.

Melalui Ekplorasi Randugunting I pernah ditemukan kandungan hidrokarbon di Krikilan. Kandungan gas sebesar 5,2 MMSCFD dan minyak sebanyak 10 BCPD. Tetapi data waktu itu cenderung kurang komprehensif.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan