Belasan Juta Rupiah Pendapatan TPI Tasikagung Lepas

Selasa, 25 Maret 2014 | 15:26 WIB
Tempat pelelangan Ikan di PPI Tasikagung Rembang (Foto:Puji)

Tempat pelelangan ikan di PPI Tasikagung Rembang (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Sekitar belasan juta rupiah pendapatan dari sektor pelelangan di TPI Tasikagung lepas dalam dua hari ini. Pemindahan kegiatan lelang yang gagal dilakukan pada Senin (24/3) kemarin disikapi pihak pengelola TPI dengan mengumbar aktivitas pelelangan di TPI lama. Selasa (25/3) ini, ada tiga kapal yang bongkar lelang, sedangkan kemarin (24/3), dua kapal mini purseseine.

Kepala TPI Tasikagung Kecamatan Rembang Tukimin mengonfirmasi, memang belum ada pelelangan di TPI baru yang berada di sisi utara kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan atau PPI. Padahal semua pegawai mulai petugas kebersihan hingga bagian pelelangan sudah terlebih dahulu pindahan.

Menurutnya, potensi omzet lelang dari lima kapal yang dilepas, mencapai ratusan juta rupiah. Sementara Pemkab Rembang mengelola pendapatan sebesar 3,5 persen dari nilai omzet lelang atau raman. Dia menjelaskan, dilepasnya pendapatan itu demi menarik nelayan dan bakul untuk lelang di TPI baru. Tukimin belum bisa memastikan, sampai kapan, kebijakan melepas lelang di TPI lama, berakhir.

Pihak TPI Tasikagung menganggap, jika tidak ada lelang resmi, maka harga ikan rawan anjlok. Tingkat kelancaran pembayaran dari bakul pun, dikhawatirkan tersendat, sebab dilakukan tanpa kontrol yang jelas, dan pada akhirnya merugikan nelayan.

Mengenai tuntutan dari nelayan kapal mini purseseine terkait tempat sandar kapal, Tukimin menunjukkan sudah memberikan ruang yang memadai dan telah mengatur batas-batasnya dengan kapal cantrang. Panjang dermaga sekitar 100 meter, dianggapnya sudah leluasa.

Kawasan di sebelah timur TPI baru diperuntukkan untuk bongkar muatan kapal mini purseseine, sedangkan sandar kapal cantrang, berada di sisi utaranya. Dia berharap kepada nelayan agar mencoba untuk menempatinya. Jika memang masih timbul persoalan, maka akan dirembuk lagi secara bersama. Soal sosialisasi pun sudah dianggap cukup, karena ada siaran keliling di hampir setiap pagi.

Diberitakan sebelumnya, pemindahan kegiatan lelang dari TPI lama di sebelah selatan ke TPI baru di kawasan PPI Tasikagung pada Senin (24/3) kemarin, gagal. Situasi sempat tegang, karena sejumlah nelayan, bakul, dan pengurus kapal nekat membuka portal yang menghalangi mereka menuju TPI lama. Nelayan berhadapan dengan petugas gabungan dari TNI Angkatan Laut, polisi, dan Satpol PP.

Paguyuban nelayan kapal mini purseseine di Dukuh Rembangan Desa Tasikagung Kecamatan Rembang menuding pemindahan tempat pelelangan ikan dari TPI lama ke TPI baru dipaksakan. Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Bangkit Citra Bahari ini menilai, perihal pemindahan lelang itu belum beres dari sisi jaminan keamanan, keselamatan, dan ketertiban. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan