Pemkab Isyaratkan Setujui Pensiun Dini Enam Pejabat DPU

Jumat, 8 Mei 2015 | 16:23 WIB
Kantor Dinas Pekerjaan Umum Rembang. (Foto orangrembang.com)

Kantor Dinas Pekerjaan Umum Rembang. (Foto orangrembang.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengisyaratkan setuju mengabulkan permintaan pensiun dini dari enam pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Padahal, tiga dari enam pejabat itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek DPU.

Menurut Sekretaris Daerah Rembang Hamzah Fatoni, syarat obyektif persetujuan permintaan pensiun adalah telah berusia 50 tahun dan mencapai masa kerja 20 tahun.

Sementara, enam pejabat DPU yang mengajukan pensiun dini itu, sudah memenuhi syarat tersebut.

“Setiap pegawai berhak mendapat hak kepegawaian seperti gaji, cuti, kenaikan pangkat, tunjangan, dan pensiun. Selagi syarat yang ditentukan terpenuhi, persetujuan pensiun mesti kita proses,” ujarnya.

Sementara soal status tersangka korupsi yang disandang oleh tiga dari enam pejabat DPU yang mengajukan pensiun, Hamzah menyebutkan, mereka sudah mengajukannya sebelum penyidikan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bergulir.

“Mereka mengajukan pensiun sebelum ditetapkan sebagai tersangka,” tandasnya.

Sekda mengaku selalu berprinsip, hak pegawai akan diberikan, selagi memenuhi syarat.

“Kalau tidak diberikan, berarti itu karena tidak memenuhi,” terangnya.

Disinggung tentang penolakan permohonan Abdul Muttaqin, PNS terpidana kasus korupsi proyek PPID yang meminta agar tidak dipecat, Sekdan enggan menanggapi.

Hamzah berdalih tidak menanggapi kasus per kasus karena permasalahan yang demikian cukup banyak. Dia menolak disebut membeda-bedakan para PNS dalam hal pengajuan pensiun dini.

“Yang jelas, bagi PNS yang memenuhi syarat pensiun atas permintaan sendiri, permohonannya akan dikabulkan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, enam pejabat DPU yang mengajukan pensiun dini antara lain Kepala Bidang Sumber Daya Air Sinarman, Kepala Bidang Cipta Karya Chaeron, dan Kepala Bidang Bina Marga Raharjo.

Ketiga pejabat itu sedang tersangkut kasus dugaan korupsi dan berstatus sebagai tersangka. Sementara tiga pejabat yang tidak sedang disidik oleh Kejati, tetapi meminta pensiun dini antara lain Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Munajat serta Kasi Perumahan dan Bangunan Gedung Genro Wiyono.

Menurut Asisten III Sekda Rembang Abdullah Zawawi, enam pejabat yang mengajukan pensiun muda itu menyisakan masa tugas antara dua bulan hingga dua tahun.

Namun dia tak merinci sisa masa kerja dari setiap pejabat yang mengajukan pensiun. “Baperjakat sudah membahas pengajuan pensiun ini,” kata Zawawi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan