Pemilu 2024, PKB Rembang Bidik Kursi Ketua DPRD

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:17 WIB

Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Rembang menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Tahun 2021, pada Selasa (19/10/2021) pagi, di Pesantren Musthofawiyyah, Desa Sridadi, Kecamatan Rembang. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Rembang membidik kursi Ketua DPRD pada gelaran pemilu 2024 mendatang.

Hal itu muncul dalam Musyawarah Kerja  Cabang (Muskercab) I tahun 2021 yang dilaksanakan oleh DPC PKB Rembang, pada Selasa (19/10/2021) pagi, di Pesantren Musthofawiyyah, Desa Sridadi-Rembang.

Ketua DPC PKB Rembang, M Hanies Cholil Barro’ atau yang akrab disapa Gus Hanies mengungkapkan, dalam pelaksanaan Muskercab I, muncul sejumlah rekomendasi untuk landasan perjuangan partai ke depannya.

Baik itu rekomendasi yang sifatnya internal maupun eksternal.

Rekomendasi internal, kata Gus Hanies misalnya konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga desa akan segera dilakukan.

“Penataan organisasi akan kita lakukan hingga satu tahun ke depan,” jelasnya.

Ihwal perolehan kursi di DPRD pada Pemilu mendatang, Gus Hanies yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang menegaskan, partainya menarget kursi Ketua DPRD Rembang nantinya kader dari PKB yang mendudukinya.

“Kita siap menjadi partai pemenang dan peraih kursi terbanyak pada Pemilu 2024,” tegasnya.

Gus Hanies menambahkan, nantinya PKB akan mencalonkan Ketua Umum, Abdul Muhaimin Iskandar maju menjadi Capres atau Cawapres.

Selain itu, PKB juga mendukung serta mengusung para kader terbaik, baik itu yang di tingkat wilayah maupun di kabupaten untuk ikut serta masuk dalam bursa jabatan eksekutif.

“Kita dorong kader terbaik menduduki jabatan eksekutif,” tegasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan